Mengapa Rudal Iran Begitu Mematikan bagi Tentara AS-Israel? Ini Kekuatan & Kecanggihan Senjata IRGC
Dharma Aji Yudhaningrat July 24, 2026 10:42 AM

Rudal balistik Iran kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan menewaskan sejumlah personel militer Amerika Serikat dalam rangkaian eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Laporan terbaru menyebut tiga tentara AS tewas ketika sebuah serangan rudal menghantam pangkalan militer Amerika di Yordania pada Selasa (21/7).

Sejak konflik kembali memanas pada Juli, Iran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan yang meningkatkan ketegangan regional.

Meski berbagai fasilitas militer Iran menjadi sasaran serangan, sejumlah pengamat menilai kemampuan persenjataan negara tersebut masih tetap bertahan.

Salah satu faktor yang disorot adalah kemampuan Iran memproduksi dan mengembangkan rudal balistik dalam jumlah besar.

Selain itu, rudal-rudal tersebut memiliki jangkauan yang luas serta mampu membawa hulu ledak dengan daya rusak tinggi.

Beberapa jenis rudal juga diklaim memiliki tingkat akurasi yang semakin meningkat berkat pengembangan teknologi sistem pemandu.

Diketahui, rudal Iran mematikan bagi tentara AS karena taktik salvo massal, kemampuan pemulihan stok senjata yang cepat, dan peningkatan tingkat presisi hantaman.

Rahasia kekuatannya bertumpu pada teknologi manuver terminal, bunker bawah tanah rahasia, dan efisiensi biaya asimetris.

Iran selama bertahun-tahun diketahui menjadikan program rudal sebagai salah satu pilar utama strategi pertahanannya. 

Kemampuan tersebut dinilai membuat setiap pangkalan militer lawan di kawasan berada dalam jangkauan serangan. 

Kondisi itu menjadikan rudal balistik Iran sebagai salah satu ancaman utama yang terus diperhitungkan dalam setiap eskalasi konflik di Timur Tengah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.