Jangan Lewatkan Pagelaran Seni Tafsir Perjalanan Kain Cual di Gedung Majapahit Mentok 29 Agustus
Evan Saputra July 24, 2026 12:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangka Barat bersama CV. Pesona Wangka siap menyelenggarakan Pagelaran Seni dan Stand Ekonomi Kreatif (e-KRAF) bertema WASTRA ‘Tafsir Perjalanan dan Asa Kain Cual’. 

Acara akbar ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026 mendatang bertempat di Gedung Majapahit PT Timah Tbk, Mentok.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Layanan Produksi Media untuk Penciptaan Karya Kreatif Inovatif. Seluruh rangkaian acara didukung oleh pemanfaatan hasil kelola Dana Abadi Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat, Fachriansyah menegaskan bahwa momentum satu hari ini akan dimaksimalkan untuk merefleksikan eksistensi serta masa depan kain tradisional daerah.

“Melalui tema 'Tafsir Perjalanan dan Asa Kain Cual', kita ingin menegaskan kembali bahwa Kain Cual bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas hidup yang terus berjalan,” kata Fachriansyah kepada Bangkapos.com, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, acara pada 29 Agustus ini menjadi ruang bagi para pelaku seni dan perajin lokal untuk menunjukkan bagaimana wastra kebanggaan daerah ini bertransformasi dalam karya kreatif inovatif tanpa kehilangan jiwanya.

Lanjut dia, pada hari tersebut masyarakat dan pengunjung akan disuguhkan kolaborasi seni pertunjukan kontemporer berbasis tradisi serta deretan produk unggulan dari pelaku ekonomi kreatif lokal.

“Pihak penyelenggara mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan pemaknaan baru atas filosofi dan harapa yang tertenun dalam selembar Kain Cual,” jelasnya.

Sementara itu, M. Erdifadilah atau kerap disapa Edip dari Pesona Wangka bersama pelaku seni muda Bangka barat mengharapkan sinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Bangka Barat ini diharapkan mampu memantik ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan. 

"Pagelaran seni dan stan Ekraf yang dihadirkan bukan hanya menjadi media apresiasi budaya, tetapi juga penggerak ekonomi yang nyata bagi para pelaku industri kreatif di Mentok,” harapnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.