360 Warga Cakung Terjangkit DBD Selama 6 B ulan Terakhir, Tertinggi di Jakarta Timur
Jaisy Rahman Tohir July 24, 2026 01:55 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kecamatan Cakung menjadi wilayah dengan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta Timur tertinggi kurun bulan Januari-Juni 2026.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy mengatakan berdasarkan data periode Januari-Juni 2026 tercatat sebanyak 360 kasus warga terjangkit DBD di wilayah Kecamatan Cakung.

"Wilayah dengan kasus infeksi DBD tertinggi saat ini Kecamatan Cakung, sebanyak 360 kasus berdasarkan akumulasi dari Januari sampai 11 Juni," kata Arief, Jumat (24/7/2026).

Sementara wilayah dengan jumlah kasus tertinggi kedua yakni Kecamatan Matraman dengan 259 kasus, Kecamatan Ciracas 217 kasus, Kecamatan Kramat Jati tercatat 198 kasus.

Lalu Kecamatan Duren Sawit 195 kasus, Pulogadung 194 kasus, Kecamatan Cipayung 147 kasus, Kecamatan Pasar Rebo 138 kasus, Jatinegara 130 kasus, dan Makasar 113 kasus.

"Sedangkan angka kesakitan per-100.000 penduduk (Incident rate) tertinggi adalah Kecamatan Matraman sebesar 141,68 per-100.000 penduduk dengan jumlah kasus sebanyak 259 kasus," ujarnya.

Arief menuturkan tingginya kasus DBD dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya kondisi lingkungan yang masih banyak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

Kemudian faktor perubahan iklim terutama pada musim hujan dan masa peralihan musim, serta tingginya kepadatan dan mobilitas penduduk wilayah kecamatan tersebut.

Berdasarkan data Sudin Kesehatan Jakarta Timur kasus DBD pada tahun 2026 melonjak pada periode Januari-Maret 2026, dan mengalami penurunan pada April-Mei 2026.

"Tahun 2025 peningkatan terjadi mulai awal tahun dan puncak kasus terjadi pada bulan Juli 2025, sedangkan tahun 2026 sejak Januari mengalami peningkatan sampai dengan Maret," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.