Lewat Olahraga, ASN DIY Kikis Ego Sektoral dan Bangun Kolaborasi
Joko Widiyarso July 24, 2026 04:08 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kompetisi dalam olahraga kerap kali diidentikkan dengan rivalitas. Namun, bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, arena olahraga justru menjadi sarana strategis untuk meruntuhkan ego sektoral, menyelaraskan perbedaan, dan memperkuat kolaborasi birokrasi.

Semangat tersebut menjadi landasan utama digelarnya Pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (PORPRI) Pemda DIY Tahun 2026. Ajang yang melibatkan ratusan abdi negara ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Paku Alam X menekankan bahwa filosofi olahraga sangat lekat dengan dunia birokrasi. Menurutnya, kompetisi dan kolaborasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan harus berjalan beriringan.

"Di satu sisi olahraga itu menghadirkan persaingan, tetapi di dalamnya juga ada fondasi untuk membangun keselarasan. Sama halnya dalam birokrasi pemerintahan yang juga sangat menuntut kerja sama," ujar Paku Alam X.

Setiap perangkat daerah diakui memiliki tugas, fungsi, dan target kinerja yang berbeda. Perbedaan sudut pandang pun menjadi hal lumrah. Namun, Sri Paduka menegaskan bahwa seluruh potensi tersebut harus bermuara pada satu tujuan besar, yakni pelayanan optimal kepada masyarakat.

"Keberhasilan pemerintah itu bukan karena kehebatan satu instansi saja, tapi bagaimana semua pihak bisa bersatu mengarahkan potensinya pada tujuan yang sama," tegasnya.

Lebih dari sekadar ajang perebutan medali, PORPRI diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang dilandasi sikap saling percaya dan menghargai antar-aparatur.

Tahun ini, PORPRI Pemda DIY mengusung tema "Bergerak untuk Berdampak". Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 20 hingga 29 Juli 2026.

937 atlet ambil bagian

Sekretaris Daerah DIY sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, melaporkan bahwa antusiasme ASN tahun ini sangat tinggi.

Tercatat sebanyak 937 atlet yang berasal dari 42 perangkat daerah dan UPT Balai Pendidikan Menengah di lingkungan Pemda DIY ikut ambil bagian.

"Kami berharap ajang ini memupuk kebersamaan dan sportivitas, sehingga dampaknya nyata terasa pada peningkatan kinerja pelayanan publik," tutur Ni Made.

Terdapat lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, bola voli, bulu tangkis, tenis, dan senam KORPRI. Pertandingan disebar di sejumlah fasilitas olahraga andalan DIY, di antaranya Stadion Mandala Krida (atletik), GOR Indoor SMA Negeri 1 Sewon (bola voli), GOR Sorowajan (bulu tangkis), dan Lapangan Tenis Indoor Tridadi Sleman (tenis).

Puncak acara sekaligus babak final senam KORPRI akan diselenggarakan di Aula Sekar Jagat BKD DIY bertepatan dengan penutupan acara pada 29 Juli mendatang.

Selain sebagai wadah silaturahmi, kompetisi ini juga memiliki target prestasi jangka panjang. "Ajang ini sekaligus menjadi proses seleksi mencari bibit atlet KORPRI DIY yang nantinya akan diterjunkan ke kompetisi tingkat nasional pada 2027," tutup Ni Made.
Dengan semangat sportivitas yang terus dikawal, PORPRI DIY 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga mencetak aparatur yang solid dan kolaboratif di meja pemerintahan.
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.