TRIBUNNEWS.COM - Luka Modric akan tetap berada di AC Milan untuk kompetisi musim 2026/2027 setelah menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun, Jumat (24/7/2026).
Pemain berusia 40 tahun tersebut bergabung dengan AC Milan pada musim lalu dengan kontrak satu tahun dan opsi perpanjangan 12 bulan setelah meninggalkan Real Madrid, klub yang dia bela selama 13 tahun.
Selama berseragam Los Blancos, Modric mencatatkan 597 pertandingan dengan memenangkan enam gelar Liga Champions, empat gelar LaLiga dan tujuh trofi domestik lainnya.
Di AC Milan yang musim ini mengubah haluan dengan menunjuk Ruben Amorim sebagai juru taktik menggantikan Massimilliano Allegri, menganggap Luka Modric sebagai aset penting dalam pembangunan timnya.
Amorim dan AC Milan sepakat bahwa mereka ingin Modric lebih lama mengenakan jersey Hitam-Merah.
"Sebagai figur kunci di lini tengan Rossoneri sejak kedatangannya, Luka telah membawa pengalaman dan kualitasnya untuk melayani tim, baik di dalam maupun luar lapangan, dengan kerendahan hati dan semangat yang besar," bunyi pernyataan AC Milan.
"Salah satu pemain terbaik dan paling ikonik di dunia sepak bola, pemain Kroasia ini akan melanjutkan perjalanannya dengan seragam Rossoneri, dengan ambisi untuk mencapai tonggak penting baru," tambahnya.
Pelatih asal Portugal itu sudah punya rencana untuk Modric setelah kembalinya ke tim dari penampilan di Piala Dunia 2026 bersama Kroasia.
Modric mungkin tidak akan main di setiap pertandingan Milan, namun dia akan tetap menjadi bagian penting dalam proyek Amorim, dari laporan Gazzetta dello Sport.
Perpanjangan kontrak Modric berarti membuka peluang dirinya bermain melewati ulang tahunnya yang ke-41 pada September mendatang, dan bisa menjadi pemain tertua yang tampil untuk AC Milan.
Rekor tersebut saat ini dipegang oleh Zlatan Ibrahimovic dengan usia 41 tahun, 5 bulan, 15 hari. Modric bisa melewati rekor Ibrahimovic jika dia bermain pada bulan Maret hingga akhir musim.
Saat dianggap bagian penting dalam proyek Amorim dan AC Milan, Luka Modric senangnya bukan main.
Masih ada pekerjaan rumah yang harus dia selesaikan dari musim sebelumnya, dan yang paling disoroti adalah kegagalan Milan finis di zona Liga Champions (4 besar) dengan menempati urutan kelima.
Tim asuhan Allegri sepanjang musim lalu bersaing ketat dengan tim papan atas, Inter dan Napoli dalam persaingan gelar Scudetto.
Namun, saat memasuki putaran kedua, terutama menuju akhir musim, penampilan yang kurang konsisten membuat mereka kehilangan banyak poin.
Termasuk saat dikalahkan Cagliari pada pekan terakhir di San Siro, sementara Como dan Roma meraih kemenangan hingga akhirnya mengunci dua tempat yang tersisa di empat besar.
"Setelah musim yang di bawah ekspektasi kami, keinginan untuk bangkit kembali sangat besar," ucap Modric.
"Musim baru dan tantangan baru menanti kami; sebuah proyek yang saya yakini dan yang benar-benar memotivasi saya."
"Saya siap memberikan segalanya sekali lagi untuk seragam ini. Dan saya sangat bangga terus mengenakan warna-warna ini," tutupnya.
(Tribunnews.com/Sina)