Kebakaran Lahan 500 Meter Persegi Terjadi di Kompleks Arun Lhokseumawe, Diduga Dipicu Cuaca Panas
Muliadi Gani July 24, 2026 04:54 PM

 

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE –  Peristiwa kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kota Lhokseumawe.

Kali ini, si jago merah membakar kawasan Kompleks Arun, tepatnya di area belakang Kantor Bea Cukai, Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, pada Kamis (23/7/2026).

Kebakaran yang membakar lahan seluas kurang lebih 500 meter persegi tersebut sempat memicu kekhawatiran warga sekitar.

Pasalnya, area lahan dipenuhi oleh rumput ilalang yang mengering akibat cuaca panas terik.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Muara Satu IPTU Abdul Karim, membenarkan insiden tersebut.

Pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran lahan yang dipenuhi rumput ilalang kering.

"Begitu menerima informasi, personel Polsek Muara Satu bersama tim pemadam kebakaran segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman," ujar IPTU Abdul Karim.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Padang Sakti Lhokseumawe Nyaris Dekati Rumah Warga

Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Lhokseumawe, satu unit mobil Damkar PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), serta personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe yang bekerja sama dengan personel kepolisian.

Api yang menghanguskan lahan seluas sekitar 500 meter persegi akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu singkat.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kapolsek menjelaskan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh cuaca panas yang menyebabkan rumput ilalang mengering sehingga sangat mudah terbakar.

Baca juga: Brimob dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Nagan Raya

Selain faktor cuaca, api juga diduga dapat berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan atau aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lokasi yang banyak ditumbuhi rumput kering.

Hindari juga membakar sampah tanpa pengawasan karena dapat memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik api maupun potensi kebakaran.

Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera melakukan penanganan sehingga api tidak sempat meluas.

Polres Lhokseumawe berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang masih berpotensi memicu kebakaran lahan di sejumlah wilayah. 

(Serambinews.com/Saiful Bahri)

Baca juga: Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta, Kurir Ditangkap

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Kayu di Lampreh Aceh Besar, Dua Petugas BPBD Luka Ringan

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.