Lagi, Garuda Indonesia Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia
GH News July 24, 2026 05:09 PM
Jakarta -

Garuda Indonesia kembali dinobatkan sebagai maskapai paling tepat waktu di dunia sepanjang Juni 2026. Capaian tersebut memperpanjang rekor Garuda pada predikat serupa yang didapatkan pada Maret 2026.

Predikat itu berhasil dipertahankan selama empat bulan berturut-turut berdasarkan laporan ketepatan waktu penerbangan global yang dikeluarkan oleh OAG Flightview.

Pada periode Juni 2026, Garuda Indonesia mencatat (OTP) sebesar 97,13% dari 6.283 penerbangan yang dioperasikan. Tingkat pembatalan penerbangannya juga rendah, hanya 0,72%.

Dilansir dari , Jumat (24/7/2026) dalam pemeringkatan yang hanya menghitung maskapai dengan sedikitnya 1.500 penerbangan itu, Garuda mengungguli Fuji Dream Airlines di posisi kedua dan FlySafair asal Afrika Selatan di peringkat ketiga. Philippine AirAsia dan Saudi Arabian Airlines melengkapi lima besar.

Anak usaha Garuda Indonesia, Citilink, juga mencatat kinerja positif. Citilink membukukan OTP sebesar 89,98% dengan tingkat pembatalan 1,12%. Angka itu hanya terpaut 0,14 poin persentase dari Jeju Air yang menempati posisi ke-10.

Sebelumnya, Citilink juga dinobatkan sebagai maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara pada Februari 2026.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi operasional perusahaan berjalan sesuai harapan.

"Ketepatan waktu merupakan hasil dari rangkaian proses operasional yang saling terhubung, mulai dari kesiapan armada dan kru, efektivitas penanganan penumpang, disiplin waktu pelayanan di darat, hingga kecepatan koordinasi dalam mengantisipasi dinamika operasional. Karena itu, konsistensi capaian ini menjadi indikator penting bahwa penguatan fundamental operasional yang kami jalankan terus bergerak ke arah yang tepat," kata Glenny.

Menurut Glenny, Garuda terus menjaga konsistensi ketepatan waktu dengan memastikan penerbangan pertama setiap hari berangkat sesuai jadwal agar rotasi penerbangan tetap berjalan lancar.

Upaya itu didukung optimalisasi proses pergantian pesawat, peningkatan disiplin operasional, serta pemantauan intensif untuk mengantisipasi potensi kendala sebelum berdampak pada jadwal penerbangan.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.