Diduga Korsleting Pada Kipas Angin, Rumah Kost di Jalan Pulau Misol Denpasar Bali Ludes Terbakar
Putu Kartika Viktriani July 24, 2026 06:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebuah kebakaran hebat menghanguskan bangunan rumah dan enam unit kamar kost di Jalan Pulau Misol Gang VIII No. 6, Banjar Sumuh, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, Bali pada Jumat 24 Juli 2026 pagi.

Diduga titik api pertama kali muncul akibat korsleting listrik dari kipas angin di salah satu kamar penghuni yang sedang ditinggal bekerja.

Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Pemilik rumah, I Made Budiayasa (57), pertama kali menyadari kepulan asap saat sedang menyapu di area teras. 

Begitu mendobrak pintu kamar nomor 6A yang ditinggal penghuninya bekerja, ia melihat kobaran api sudah membumbung dari pojok ruangan, tepat di area kipas angin yang terpasang.

 

Made Budiayasa bersama istrinya, Dwi Ruth Andriani (50), bergerak cepat menyelamatkan anggota keluarga lain, barang berharga, serta kendaraan sembari berteriak meminta bantuan warga. 

Penghuni kamar lain yang mendengar kepulan asap dan suara ledakan kecil juga langsung menyelamatkan diri ke luar bangunan.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Penyebab Kebakaran Koperasi Sri Guna Arta di Tegallalang Gianyar Bali

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, membenarkan peristiwa kebakaran yang melahap seluruh area kost dan bangunan rumah tersebut.

"Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Api berasal dari kamar kost nomor 6A," kata Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati kepada Tribun Bali.

Petugas Pemadam Kebakaran yang menerima laporan warga tiba di lokasi tak lama kemudian. 

Sebanyak 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah agar tidak merembet luas ke pemukiman padat penduduk sekitar. 

Amukan api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.50 WITA.

"Penanganan melibatkan 10 unit mobil pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan pukul 10.50 WITA," jelas Kompol Prabawati.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. 

Seluruh penghuni kost dan pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. 

Tim medis dari Puskesmas II Denpasar Barat juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan di lokasi dan menyatakan seluruh korban dalam kondisi fisik yang stabil tanpa luka bakar.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebakaran ini," ujar Kompol Prabawati.

Kendati demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. 

Selain enam kamar kost dan barang-barang elektronik milik para penghuni—seperti televisi, kulkas, mesin cuci, hingga uang tunai—empat unit sepeda milik pemilik rumah juga ludes terbakar.

"Total kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta," bebernya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan pengumpulan keterangan saksi, kepolisian mengindikasikan bahwa korsleting listrik menjadi pemicu utama timbulnya api.

"Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dari peralatan elektronik di kamar 6A," tutur Kompol Adnyani.

Sementara waktu, para penghuni kost yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda direncanakan mengungsi sementara ke Musala Al-Ikhlas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.