TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Fakta-fata baru temuan lapangan terkait kematian Brigadir Polisi Eko Winarno Saputra, anggota Polres Tanjabtim, di rumah indekos miliknya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, terungkap.
Pada Jumat (24/7/2026) siang, Tribunjambi.com mendatangi lokasi kejadian, di Jalan Kamboja, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Rumah kos empat pintu itu ditinggali beberapa orang, ada polisi dan warga biasa.
Berdasarkan penelusuran Tribun di lapangan, saat peristiwa terjadi, diduga ada sekitar delapan orang berada di rumah kos milik Brigadir Eko itu.
Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa Brigadir Eko mengonsumsi minuman keras sebelum meninggal dunia.
Namun, sejumlah warga Muara Sabak Barat yang mengenal Eko, mengatakan belum sepenuhnya meyakini hal tersebut.
Mereka mengenal Eko sebagai sosok baik yang mudah bergaul dan akrab dengan masyarakat.
Tribun Jambi melanjutkan penelusuran di kawasan Muara Sabak Barat.
Hasilnya, beberapa sumber Tribun menyebut bahwa tiga polisi yang menghuni kos tersebut, merupakan personel yang sebelumnya dimutasi ke Polres Tanjung Jabung Timur karena demosi.
Namun, keterangan tersebut masih belum ada konfirmasi resmi dari Polda Jambi maupun Polres Tanjung Jabung Timur.
Rumah Kos Kerap Didatangi Orang
Keterangan lain yang dihimpun Tribun, rumah kos milik Brigadir Eko itu kerap ramai didatangi sejumlah orang, termasuk warga biasa.
Banyak orang heran mengapa orang-orang kerap ke sana, padahal, Brigadir Eko tidak menetap di kos tersebut.
Selama ini, Eko tinggal di asrama Polres Tanjung Jabung Timur di Kelurahan Parit Culum.
Sumber Tribun juga menuturkan aktivitas di rumah kos tersebut kerap menimbulkan keresahan warga, karena dinilai ada hal yang tidak biasa.
Kabarnya Ada Tes Urine
Pascakejadian, Kamis (23/7/2026), diketahui bahwa Polres Tanjung Jabung Timur juga menggelar tes urine terhadap seluruh personel.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian apa ada kaitan antara pelaksanaan tes urine dengan penyelidikan kematian Brigadir Eko.
Terkait kasus, hingga Jumat (24/7/2026) sore, Polda Jambi belum mengumumkan hasil penyelidikan maupun hasil autopsi yang menjadi dasar untuk mengungkap penyebab kematian Eko Winarno.
Polda Jambi menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Hasil autopsi dan pemeriksaan para saksi akan memberikan kejelasan mengenai penyebab pasti meninggalnya Brigadir Eko Winarno Saputra. (Tribun Jambi/Rifani Halim)
Baca juga: Sejumlah Barang Tak Ada Lagi di Kos Lokasi Kematian Brigpol Eko Winarno, Motor Meja dan lain-lain
Baca juga: Ketua PWNU Jambi Sebut Daftar Tokoh Potensial Ketua Umum di Muktamar Tambakberas