BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Barito Putera memulai persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027 dengan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi klub.
Keluarga besar Laskar Antasari melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah, dilanjutkan pengajian rutin malam Jumat, Kamis (24/7/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Tradisi itu merupakan warisan para pendiri klub, almarhum H Abdussamad Sulaiman dan almarhumah Hj Siti Nurhayati, yang menanamkan nilai bahwa perjuangan di dunia sepak bola tidak hanya dibangun melalui kerja keras di lapangan, tetapi juga dibarengi doa dan kebersamaan.
Suasana hangat terasa ketika sejumlah pemain yang telah berada di Banjarmasin turut hadir dan berbaur bersama manajemen, ofisial, serta keluarga besar klub.
Baca juga: Arsenal Ditawari Zeno Debast, Bek Sporting CP Dibanderol Rp760 M, Eks Barito Putera Dukung Arteta
Momen itu menjadi ajang mempererat ikatan sebelum tim kembali menjalani program latihan dan persiapan kompetisi yang dijadwalkan berlangsung mulai Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar Barito Putera juga sekaligus memperingati milad guru penasihat klub, Guru Adam Syarkawi. Kehadirannya menambah kekhidmatan acara yang berlangsung penuh nuansa kekeluargaan.
Bagi Barito Putera, kebersamaan selalu menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan tim.
Tidak hanya pemain dan pelatih, seluruh elemen klub diyakini memiliki peran dalam menjaga semangat perjuangan yang telah diwariskan sejak klub berdiri.
Doa-doa yang dipanjatkan malam itu menjadi harapan agar skuad berjuluk Laskar Antasari diberikan kesehatan, kekompakan, serta kemudahan dalam menjalani setiap tahapan persiapan.
Setelah gagal kembali ke kasta tertinggi musim lalu, Barito Putera kini berupaya menata langkah untuk bangkit dan bersaing pada musim mendatang.
Mengawali perjalanan dengan doa bersama juga menjadi simbol bahwa sepak bola bukan hanya tentang hasil pertandingan.
Di balik target prestasi, terdapat nilai kebersamaan, rasa syukur, dan keyakinan yang terus dijaga oleh keluarga besar klub.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)