UMKM Batam Kini Punya Tiga Bank Penyalur Kredit Margin 0 Persen, Bank Sumut Resmi Bergabung
Dewi Haryati July 24, 2026 08:07 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di Batam kembali bertambah. 

PT Bank Sumatera Utara (Sumut) resmi bergabung sebagai mitra penyalur program kredit margin 0 persen Pemerintah Kota Batam setelah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026).

Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara itu menjadi bank ketiga yang terlibat dalam program tersebut, setelah Bank BTN pada 2025 dan Bank Riau Kepri yang bergabung pada Juni 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam, Salim, mengatakan bergabungnya Bank Sumut semakin memperluas pilihan lembaga keuangan bagi pelaku usaha.

"Sampai hari ini sudah tiga bank yang bergabung. Setelah BTN dan Bank Riau Kepri, hari ini Bank Sumut. Beberapa bank lain juga sudah mengajukan kerja sama, di antaranya Bank Jatim yang saat ini menunggu proses penandatanganan MoU dan PKS," katanya.

Salim berharap semakin banyak bank yang bergabung sehingga target penyaluran pembiayaan kepada pelaku UMKM dapat tercapai.

Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan program masih menghadapi kendala.

Salah satunya hasil pengecekan riwayat kredit melalui SLIK OJK yang membuat banyak pemohon belum memenuhi syarat.

"Dari lebih 1.000 pemohon melalui BTN pada 2025, sebanyak 482 orang gugur karena hasil SLIK OJK. Ketentuan ini memang diberlakukan oleh seluruh bank," tambahnya.

Menurut Salim, kehadiran Bank Sumut diharapkan dapat mempercepat realisasi penyaluran karena menawarkan skema yang lebih ringan. 

Untuk pinjaman hingga Rp20 juta, misalnya, tidak disyaratkan agunan.

"Untuk pinjaman hingga Rp20 juta, Bank Sumut tidak mensyaratkan agunan. Ini tentu menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mikro di Batam," katanya.

Pemko Batam sendiri mengalokasikan anggaran Rp3 miliar untuk subsidi margin kredit. 

Bahkan, untuk tahun depan pemerintah mengusulkan peningkatan plafon pinjaman dari maksimal Rp20 juta menjadi Rp50 juta atau lebih, menyesuaikan kebutuhan pelaku usaha.

Sementara itu, Kepala Divisi Kredit Konsumer PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan usaha mikro yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.

"Atas nama manajemen PT Bank Sumut, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam atas kepercayaan ini. Kota Batam merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional dengan ekosistem yang sangat dinamis," ujar Faisal.

Menurut Faisal, pelaku usaha mikro umumnya memiliki produk dan peluang pasar yang baik.

Namun, keterbatasan modal masih menjadi tantangan untuk mengembangkan usaha.

"Sering kali pelaku usaha memiliki produk yang baik, pasar yang menjanjikan, serta semangat yang luar biasa. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala utama untuk meningkatkan kapasitas usaha. Di sinilah kolaborasi Pemko Batam dan Bank Sumut hadir menjadi jembatan," ujarnya.

Melalui program subsidi margin 0 persen, pelaku UMKM dapat memperoleh pembiayaan dengan biaya yang lebih ringan serta skema pembayaran yang lebih terjangkau. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.