PLN Electric Run 2026 Hadir dengan Target Baru, 8.000 Pelari dan Race Berstandar Dunia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ajang lomba lari bertajuk PLN Electric Run pada 2026 siap bergulir.
Tak hanya membidik partisipasi 8.000 pelari, ajang yang akan berlangsung di ICE BSD, Tangerang, pada 8 November 2026 itu juga menargetkan pengurangan emisi karbon hingga 24.780 kilogram CO₂ melalui kampanye gaya hidup ramah lingkungan.
Mengusung tema "Powering Our Green Future", PLN Electric Run 2026 resmi diluncurkan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Tahun ini, penyelenggara juga meningkatkan kualitas penyelenggaraan dengan mengajukan sertifikasi World Athletics Label untuk kategori Half Marathon.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) M. Fahrur Rozy mengatakan PLN Electric Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan gerakan bersama untuk mengajak masyarakat berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau.
“Melihat antusiasme yang terus meningkat setiap tahunnya, kami optimistis PLN Electric Run dapat memberikan dampak yang semakin luas. Harapannya, event ini tidak hanya menjadi agenda yang dinantikan para pelari, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih bersih, lebih hijau, dan berkelanjutan," kata Fahrur.
Selain menargetkan pengurangan emisi karbon, PLN juga akan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa pemberdayaan perempuan pekerja untuk menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Peluncuran PLN Electric Run 2026 diawali dengan program Jumat Berdampak bertema 1 Hari 3 Manfaat yang diikuti karyawan PLN melalui kegiatan olahraga.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peluncuran simbolis oleh CEO KG Media Andy Budiman bersama Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Yusuf Didi.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Perusahaan PLN Yuliandra Syahrial Nurdin, Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo, Wakil Ketua Umum PB PASI Tigor Tanjung, pelari nasional Agus Prayogo, serta CEO dan Co-Founder Rekosistem Ernest Christian.
Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana mengatakan pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan PLN Electric Run sebagai bagian dari upaya mempercepat implementasi energi bersih yang mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, PLN Icon Plus juga terus mengembangkan ekosistem digital agar proses registrasi semakin mudah.
Selain skema Early Bird, Group Registration, dan General Sale, tersedia pula promo khusus melalui aplikasi PLN Mobile.
Salah satunya, pelanggan berkesempatan memperoleh satu slot gratis PLN Electric Run 2026 setelah melakukan pembelian token listrik minimal Rp50.000 sebanyak delapan kali melalui PLN Mobile.
"Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada pelanggan sekaligus cara kami menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui layanan digital PLN," ujar Chipta.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PLN Yuliandra Syahrial Nurdin menegaskan bahwa upaya mencapai target Net Zero Emissions 2060 tidak hanya mengandalkan inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat.
"Bagi kami, perjalanan menuju Net Zero Emissions 2060 tidak hanya diwujudkan melalui teknologi dan solusi efisiensi energi, tetapi juga melalui tumbuhnya kesadaran publik untuk menerapkan gaya hidup yang lebih rendah emisi. PLN Electric Run menjadi contoh bagaimana pesan tersebut dapat disampaikan dengan cara yang dekat, positif, dan melibatkan banyak orang," ujarnya.
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo menambahkan tema Powering Our Green Future dipilih untuk mengajak masyarakat tidak hanya berbicara mengenai keberlanjutan, tetapi juga terlibat langsung melalui aksi nyata.
"PLN Electric Run 2026 menghadirkan narasi tersebut dalam bentuk pengalaman dan aksi yang nyata. Bukan sekadar mengajak orang berbicara tentang sustainability, tetapi mengajak mereka ikut menjadi bagian dari gerakannya,” kata Adi Prinantyo.
Dari sisi teknis penyelenggaraan, rute Half Marathon tahun ini telah dipersiapkan sesuai standar Association of International Marathons and Distance Races (AIMS) sebagai bagian dari proses menuju World Athletics Label.
Wakil Ketua Umum PB PASI Tigor Tanjung menilai langkah tersebut akan memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang lari berstandar internasional.
"Kehadiran PLN Electric Run ini adalah tambahan nilai positif bagi ekosistem olahraga lari nasional dan meningkatkan pengakuan dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan ajang road race berkualitas," ujar Tigor.
Pelari nasional Agus Prayogo juga mengapresiasi konsistensi penyelenggara dalam menghadirkan lintasan yang mendukung performa atlet serta mengangkat isu pengurangan emisi karbon.
"Belum banyak event lari yang mengajak peserta menggaungkan gaya hidup ramah lingkungan. Itu menjadi nilai lebih PLN Electric Run," katanya.
Sebagai mitra keberlanjutan, Rekosistem turut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil langkah sederhana dalam mengurangi jejak karbon dan membangun kebiasaan hidup yang lebih berkelanjutan melalui partisipasi di PLN Electric Run 2026.