TRIBUNMANADO.COM - Halaman 109 pada Bab 4 buku IPAS Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Edisi Revisi memuat pembahasan mengenai pentingnya melestarikan budaya dan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Materi ini disusun oleh Fitri Amalia bersama tim dan diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2025.
Dalam pembahasan tersebut, siswa dikenalkan dengan konsep kearifan lokal, yaitu berbagai nilai, tradisi, maupun aturan yang tumbuh di tengah masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun.
Nilai-nilai ini menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menjaga kelestarian lingkungan, menghargai orang lain, serta membangun kehidupan yang harmonis.
Materi ini juga menjelaskan tentang warisan leluhur, yakni seluruh peninggalan nenek moyang yang masih dipertahankan hingga sekarang.
Warisan tersebut tidak hanya berupa benda bersejarah, tetapi juga mencakup adat istiadat, kesenian, bahasa, hingga tradisi yang menjadi identitas suatu daerah.
Dari penjelasan itu dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal termasuk bagian dari warisan leluhur karena diwariskan dari generasi sebelumnya.
Meski demikian, cakupan warisan leluhur lebih luas sehingga tidak semua bentuknya dapat disebut sebagai kearifan lokal.
Untuk memperdalam pemahaman, siswa diminta mengerjakan aktivitas yang tersedia pada halaman 109.
Soal-soal tersebut dirancang agar peserta didik dapat menerapkan materi yang telah dipelajari.
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka Halaman 166: Pilih Salah Satu Topik
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Edisi Revisi Halaman 109: Amati Kasus Berikut
Sebelum melihat pembahasan atau kunci jawaban, siswa disarankan menyelesaikan seluruh pertanyaan secara mandiri terlebih dahulu.
Setelah itu, jawaban dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi, sementara orang tua dapat menggunakannya sebagai acuan untuk mendampingi dan memeriksa hasil belajar anak di rumah.
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 109: Tradisi Kema Uma Gua
B. Bacalah teks singkat berikut!
Kema Uma Gua adalah sebuah tradisi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini mengatur bahwa semua kebun masyarakat menjadi kebun adat dan pengelolaannya dipercayakan kepada pemimpin adat tertinggi yang akan mengatur ritual pembukaan dan penutupan musim tanam. Saat pembukaan musim tanam, masyarakat akan melakukan pembibitan dan penanaman padi. Bibit padi yang dipakai, diambil dari rumah adat Ana Deo. Selain terdapat bibit, di dalam rumah ada juga tersedia peralatan berkebun. Jika musim tanam berakhir, masyarakat tidak diperbolehkan menanam padi, harus diganti dengan tanaman lain seperti tanaman palawija contohnya jagung. Jika dilanggar, maka akan dikenakan denda.
Kebun adat pun memiliki aturan tersendiri, yaitu terdiri dari tujuh petak. Enam petak pertama melambangkan kebutuhan hidup manusia, dan petak ke tujuh melambangkan hadiah bagi burung, yang menjadi simbol pemilik alam.
Jawaban :
Kearifan lokal yang terdapat dalam tradisi Kema Uma Gua adalah:
*) Disclaimer:
Baca juga: Info BMKG Gempa Kembali Guncang Papua Jumat 24 Juli 2026, Magnitudo 5,5 Berpusat di Darat
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Bupati Minut Joune Ganda Bakal Luncurkan Call to Action YCAF