Penanganan Pertama saat Mengalami Sakit Gigi, dan Cara untuk Mengatasinya Menurut Dokter Gigi
Facundo Chrysnha Pradipha July 24, 2026 08:24 PM

TRIBUNNEWS.COM – Sakit gigi menjadi salah satu keluhan kesehatan yang sering dialami masyarakat.

Rasa nyeri yang muncul bahkan dapat menjalar hingga kepala, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari maupun waktu istirahat.

Meski sering dianggap sepele, sakit gigi tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Jika terlambat ditangani, kerusakan gigi dapat semakin parah, memicu infeksi, hingga berdampak pada jaringan di sekitarnya.

Dokter Gigi Klinik APIC, drg. Rif'an Irham Maulana, menjelaskan bahwa sakit gigi umumnya disebabkan oleh gigi berlubang, gangguan pada gusi, maupun jaringan di sekitar gigi.

"Jadi pada saat gigi sedang sakit, banyak kondisinya temen-temen ya, mulai dari gigi yang berlubang, selain itu ada bagian gusi yang mana sering tidak sadar, kemudian ada juga di bagian jaringan-jaringan sekitarnya," jelas drg. Rif'an Irham Maulana dalam program Healthy Talk yang disiarkan dari kantor redaksi Tribunnews di Karanganyar, Jawa Tengah, dikutip pada Jumat (24/7/2026). 

Dokter spesialis gigi dari Klinik APIC ini menyebutkan bahwa penyebab sakit gigi sendiri biasanya disebabkan karena ada masalah pada kebersihan rongga mulut.

Baca juga: Cara Mencegah Sakit Gigi, Rutin Sikat Gigi hingga Kontrol Enam Bulan Sekali

Mengapa Sakit Gigi Bisa Terasa Sangat Nyeri?

Menurut drg. Rif'an, bagian dalam gigi memiliki saluran yang berisi pembuluh darah dan saraf.

Ketika misalnya gigi sedang berlibang, dan sudah mencapai bagian saraf, saraf akan mengirimkan sinyal ke otak sebagai tanda bahwa terjadi kerusakan.

Inilah yang menyebabkan muncul rasa ngilu hingga nyeri berdenyut.

Ia juga menjelaskan, apabila kondisi ini dibiarkan terus-menerus, saraf dapat mengalami kerusakan hingga akhirnya menyebabkan mati rasa.

Rasa sakit juga bisa menjalar ke kepala karena jaringan saraf pada gigi saling terhubung dengan sistem saraf yang berpusat di otak.

Baca juga: Kenali Tanda Awal Gangguan Jantung yang Sering Diabaikan, Jangan Keliru dengan Asam Lambung!

Pertolongan Pertama saat Mengalami Sakit Gigi

Jika sakit gigi mulai terasa, drg. Rif'an menyarankan masyarakat untuk mengikuti langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan berikut ini:

1. Segera Periksa ke Dokter Gigi

Langkah paling tepat adalah segera memeriksakan diri ke dokter gigi agar penyebab nyeri dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisinya.

Dokter akan menentukan apakah gigi cukup ditambal, memerlukan perawatan saluran akar, atau tindakan lainnya.

2. Gunakan Obat Pereda Nyeri untuk Sementara

Obat pereda nyeri boleh dikonsumsi sebagai pertolongan pertama apabila rasa sakit sangat mengganggu.

Namun, obat tersebut hanya bersifat sementara dan bukan untuk mengatasi penyebab utama sakit gigi.

3. Lakukan Kompres Dingin

Untuk membantu mengurangi nyeri, kompres dingin dapat dilakukan pada bagian luar pipi di area gigi yang sakit.

Kompres dingin dinilai lebih membantu meredakan keluhan dibandingkan kompres hangat.

4. Jangan Menunda Pemeriksaan

Apabila sakit gigi disertai pembengkakan pada pipi, muncul nanah, nyeri semakin berat, pusing, atau terjadi akibat benturan hingga gigi tanggal, segera datangi dokter gigi karena kondisi tersebut termasuk keadaan yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Baca juga: Anemia Hingga Rabun Mata, 4 Masalah Kesehatan Ini Ternyata Bisa Merusak Otak Anak

Cara Mencegah Sakit Gigi

1. Sikat Gigi Minimal Dua Kali Sehari

Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan sikat gigi berbulu halus.

Hindari menyikat gigi terlalu keras karena justru dapat mengikis permukaan gigi, terutama di bagian leher gigi.

2. Gunakan Benang Gigi atau Dental Floss

Benang gigi membantu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.

Penggunaannya lebih disarankan dibandingkan tusuk gigi karena lebih aman bagi gusi.

3. Gunakan Obat Kumur

Obat kumur membantu membersihkan rongga mulut secara lebih maksimal.

Bagi yang sensitif terhadap kandungan alkohol, pilih obat kumur bebas alkohol agar tidak menimbulkan rasa perih.

4. Periksa Gigi Secara Rutin

Pemeriksaan ke dokter gigi sebaiknya dilakukan setiap enam bulan sekali, meskipun tidak ada keluhan.

Langkah ini penting untuk mendeteksi kerusakan gigi sejak dini sehingga penanganannya lebih mudah.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.