Liputan6.com, Jakarta - Sebagian orang baru mendatangi dokter spesialis mata ketika pandangan sudah terlanjur kabur atau memburuk. Padahal, gangguan penglihatan sering kali berkembang diam-diam.
“Pengecekan dan pengobatan lebih awal itu sangat penting,” kata dokter spesialis mata di Cornerstone Eye Centre, Singapura, Low Jin Rong.
Pada orang tua, gangguan mata yang bisa terjadi dapat berupa katarak dan glaukoma. Jika sudah sampai pada tahap kronik hingga kebutaan, maka pengobatan akan lebih sulit. Oleh karena itu, deteksi dini dan kebiasaan merawat mata yang sesuai merupakan kunci untuk menjaga fungsi penglihatan hingga usia tua.
Senada dengan hal tersebut, Low membagikan tips yang bisa diterapkan sehari-hari untuk meminimalisir risiko kesehatan mata:
1. Pemeriksaan Mata Rutin
Low bilang, pemeriksaan dilakukan berkala, biasanya 1-2 tahun sekali, terutama bagi orang-orang yang telah menginjak usia 40 tahun ke atas.
"Memasuki usia tersebut, risiko katarak dan glaukoma bahkan gangguan lainnya meningkat secara signifikan," kata Low ditemui awak media di Jakarta pada Jumat (24/7/2026).
Pemeriksaan rutin ini juga disarankan bagi pasien diabetes, pemilik riwayat keluarga dengan glaukoma, dan pasien kondisi medis lainnya. Low menjelaskan kenapa pasien diabetes mesti memeriksa kondisi mata secara rutin. Hal ini karena salah satu komplikasi diabetes adalah retinopati diabetik. Ini adalah komplikasi diabetes yang merusak pembuluh darah di retina, memicu penglihatan buram, floaters, dan risiko kebutaan.
Low menegaskan untuk jangan mengabaikan penglihatan yang kabur. Ini adalah salah satu tanda awal gangguan mata yang belum terdeteksi.
“Jangan abaikan gejala penglihatan kabur,” kata Low.
Selain itu, penggunaan layar gawai dalam durasi panjang juga memicu berbagai permasalahan mata, khususnya pada kelompok usia produktif. Dokter menyarankan untuk membiasakan diri berkedip, supaya membantu kelenjar minyak tetap optimal pada pelupuk mata sehingga tidak kering.
3. Hati-Hati Pakai Obat Mata Sembarang
Low menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap penggunaan obat-obatan sembarangan, apalagi tanpa anjuran medis. Contohnya, obat steroid yang berpotensi menimbulkan efek samping, termasuk risiko infeksi mata.
Lalu, jika Anda pemakai kacamata, dokter menyarankan untuk menggunakan dengan baik. Pemeriksaan mata menyeluruh bertujuan untuk menilai kondisi mata serta bagian-bagian dalamnya dengan optimal.
“Deteksi dan pengobatan dini dapat melindungi penglihatan Anda, jadi kami sangat menyarankan pemeriksaan mata secara rutin,” tegas Low.