TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Gaji mantan atau eks pekerja yang tak dibayarkan selama 7 bulan, ternyata sempat dipinjam oleh perusahaan yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Tanjung Selamat Padang Tualang di bawah naungan PT Tembakau Deli Medica (TDM).
Parahnya, gaji yang dipinjamkan sampai detik ini tidak dikembalikan kepada puluhan mantan atau pekerja yang masih aktif di RSU Tanjung Selamat.
"Pihak PT TDM meminjam satu bulan gaji seluruh pekerja yang berjumlah 55 orang di Bulan Oktober 2025 lalu. Dengan itikat mau mengganti, tapi sampai saat ini belum diganti," ujar RF, mantan pekerja di RSU Tanjung Selamat, Jumat (24/7/2026).
RF menambahkan, alasan PT TDM meminjam gaji puluhan pekerja pada saat itu ialah, untuk menyelesaikan proyek pembangunan di RSU Tanjung Selamat.
"Karena pada saat itu pembangunan terus dilakukan. Supaya rumah sakit bisa bekerja sama lagi dengan BPJS Kesehatan. Dan kami nggak tau kenapa meminjam gaji kami. Soal anggaran rumah sakit mereka yang tau lah," ucap RF.
Disinggung kenapa pekerja memberikan gajinya, alasan hanya semata-mata untuk membangkitkan Rumah Sakit Umum Tanjung Selamat.
Baca juga: Imigrasi Medan - Larasati Layani Paspor di Rumah Sakit Murni Teguh
"Kami berkomitmen dan dengan penuh kesadaran juga, kami memberikan pinjaman itu," ujar RF.
Direktur PT Tembakau Deli Medica, Tahi Sahata Manurung saat dikonfirmasi memilih bungkam. Pesan singkat yang dikirimkan wartawan melalui WhatsApp juga tak dibalas oleh Tahi.
Sikap yang dilakukan Tahi serupa dengan Kepala Rumah Sakit Umum Tanjung Selamat, drg Kardillah Yayang. Ia dikonfirmasi sejak Kamis (23/7/2026) namun tak juga merespon. Keduanya sepakat bungkam saat dikonfirmasi wartawan.
Dikabarkan sebelumnya, nasib malang dialami sejumlah mantan pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), yang sudah mengabdi di Rumah Sakit Umum (RSU) Tanjung Selamat di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Pasalnya gaji mereka tertunggak berbulan-bulan hingga tujuh bulan belum dibayarkan.
Mirisnya lagi, bukan menyelesaikan persoalan gaji, manajemen malah memutus kontrak pekerja tersebut secara sepihak.
Bahkan pekerja lainnya yang mengalami persoalan yang sama juga memilih mengundurkan diri atau resign akibat gaji yang berbulan-bulan tertunggak.