Ternyata Ini Ucapan Sopir Alphard Arogan yang Bikin Satpam Sujud, Sahroni Ikut Geram: Siapa Lu Bos?
khairunnisa July 24, 2026 10:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya Victor Harefa, satpam di kawasan Bundaran HI yang viral cekcok dengan sopir Alphard mengurai kronologi kejadian.

Victor membocorkan ucapan dari sang sopir Alphard sehingga membuatnya ketakutan sampai sujud minta ampun.

Seperti diketahui, viral satpam di kawasan Bundaran HI terlibat cekcok dengan sopir dan penumpang mobil Alphard pada Rabu (22/7/2026).

Insiden itu terjadi setelah sang satpam menegur sopir Alphard yang melaju kencang menerobos lampu merah.

Victor spontan mengetuk kaca Alphard yang nekat menerobos lampu merah tersebut.

Hal itu sontak membuat sopir dan penumpang Alphard tak terima dan langsung turun.

Victor pun langsung dimaki-maki hingga digelandang ke Pos Polisi Thamrin sembari diintimidasi.

Dalam sebuah video klarifikasi, Victor bercerita bahwa dirinya sempat direndahkan oleh sopir Alphard tersebut.

Terlebih sopir tersebut langsung mengeluarkan kartu tanda kepolisiannya.

"Yang tiga orang di depan saya ini arogan. Bilang ini 'saya juga aparat, emang kamu doang yang aparat' sampai dia ngambil KTA-nya tunjukin ke saya 'saya juga aparat'," ujar Victor, dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Instagram fakta.jakarta, Jumat (24/7/2026).

Lebih lanjut, di momen tersebut tak cuma sopir Alphard tersebut yang mengintimidasinya.

Victor menyebut bahwa kepala pos polisi tersebut juga sempat menyalahkannya.

"Setelah kepala pospolnya datang kami duduk di dalam, dan setelah saya sudah memberi tahu kronologinya, kepala pospolnya menyampaikan ke saya 'kamu salah, kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil'," imbuh Victor.

Vicol Harefa, satpam yang dipaksa sujud dan minta maaf gara-gara menegur pengemudi Alphard yang menerobos lampu merah penyeberangan di Bundaran HI
Vicol Harefa, satpam yang dipaksa sujud dan minta maaf gara-gara menegur pengemudi Alphard yang menerobos lampu merah penyeberangan di Bundaran HI (kolase Instagram)

Tak cuma itu, Victor pun mengurai alasan kenapa dirinya sujud minta ampun ke sopir Alphard tersebut.

Ternyata hal itu ia lakukan karena diancam bakal dipecat.

"Setelah kepala pospolnya bilang tersebut, yang tiga orang menanyakan vendor saya dan akan vendor saya segera untuk saya dipecat. Karena saya tidak ada jalan keluar, saya bersalaman kepada beliau, saya sujud minta maaf 'saya salah, saya akan jadikan pengalaman saya'," kata Victor.

Sudah minta maaf sambil sujud, Victor nyatanya tetap diintimidasi.

"Padahal saya udah salaman dua kali, mereka, kerah baju saya ini diangkat sama sopirnya giniin ke atas sambil ngomong di hadapan saya 'woi, jangan kayak preman di sini, kamu kerja yang benar aja, tatap mata saya'. Terus saya bilang 'siap, saya salah pak'," ujarnya.

Respon anggota DPR RI

Atas cerita yang disampaikan Victor, anggota DPR RI Ahmad Sahroni tampak geram dengan ulah sopir Alphard tersebut.

Sahroni penasaran dengan siapa sosok sopir arogan tersebut.

"Siape sih tuh supir alphard sok bener, siape lu boss??" ujar Sahroni dalam postinganya.

"Kelewatan ini supir Alphard anggota?" sambungnya.

Bikin Sahroni penasaran, sang sopir Alphard kabarnya sudah mendatangi Polsek Metro Menteng guna klarifikasi kejadian yang viral tersebut.

Hal itu diungkap pengacara Victor, Wiradarma Harefa.

Katanya Jumat sore ini, sang sopir Alphard sudah berada di kantor polisi bersamaan dengan kedatangan Victor.

"Iya, tadi kami dapat informasi dari penyidik, Kanit, bahwa kami diundang ke sini untuk datang karena memang pengemudi itu sudah ada di sini," ungkap Wira dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: Postingan Satpam Usai Berani Hadapi Aparat Pengemudi Alphard, Tak Gentar Usai Disuruh Sujud

Dibela Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Terkait insiden yang dialami Victor satpam kawasan Bundaran HI, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara.

Dalam konferensi pers hari ini, Jumat (24/7/2026), Pramono tegas membela Victor.

Puji sang satpam, Pramono menyebut bahwa Victor tak berbuat kesalahan dan malah menjalankan tugasnya dengan baik.

Menurut Pramono, sosok yang salah dalam kasus tersebut adalah sopir Alphard.

"Untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan. Bahkan yang bersangkutan  sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali. Terlihat mobil Alphard itulah yang melanggar," ungkap Pramono.

Selain Pramono, sang wakil, Rano Karno juga mengurai janji yang sama kepada Victor.

Rano menjamin Victor tidak akan dipecat usai insiden.

"Saya jamin (satpam) tidak (dipecat)," kata Rano Karno.

Lebih lanjut, Pramono menyoroti soal mobil Alphard yang dikendarai sopir Alphard tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, ternyata pelat nomor mobil Alphard tersebut adalah palsu.

"Kami juga mendapatkan laporan bahwa mobil yang memakai pelat itu adalah pelat palsu. Sehingga dengan demikian, orang yang menegur harusnya yang diberi sanksi," ujar Pramono.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.