Manchester United dilaporkan sedang menimbang langkah untuk mendatangkan gelandang Bournemouth, Tyler Adams, saat mereka berupaya menambah rekrutan ketiga di lini tengah dalam aktivitas transfer musim panas ini. Gelandang internasional USMNT itu muncul sebagai target utama bagi Setan Merah, yang kini memprioritaskan nilai terbaik setelah lebih dulu menggelontorkan dana besar untuk merombak lini tengah secara menyeluruh.
Setan Merah mencari tambahan kekuatan di lini tengah
Menurut Daily Mail, United aktif menjajaki kemungkinan membawa Adams ke Old Trafford saat mereka berusaha menyelesaikan perakitan ulang unit lini tengah. Klub sudah bergerak agresif pada bursa kali ini, mengamankan jasa Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa dengan total biaya £85 juta. Namun, kepergian veteran Brasil Casemiro secara gratis serta cedera serius yang menimpa Manuel Ugarte memaksa tim perekrut mencari kedalaman tambahan.
Ugarte, yang mengalami cedera lutut jangka panjang saat membela Uruguay di Piala Dunia, telah meninggalkan lubang di area gelandang bertahan yang sangat ingin ditutup oleh Michael Carrick. Sementara klub harus menyeimbangkan berbagai kebutuhan posisi dan anggaran transfer yang diawasi ketat, nama Adams tetap konsisten berada dalam daftar pendek mereka.
Ruang finansial di Stadion Vitality
Salah satu faktor utama di balik ketertarikan United terhadap Adams adalah potensi biaya transfernya, yang diperkirakan sekitar £35 juta. Banderol ini membuatnya menjadi target yang jauh lebih terjangkau dibanding banyak gelandang bertahan elite lain yang saat ini tersedia di pasar. Meski Bournemouth tetap kukuh menolak bernegosiasi soal sesama gelandang Alex Scott, ada keyakinan yang makin besar di kalangan rekrutmen bahwa tawaran yang masuk akal untuk Adams akan dipertimbangkan oleh hierarki The Cherries pada musim panas ini.
Situasi kontrak di Stadion Vitality juga menguntungkan United dalam memantau perkembangan ini. Baik Adams maupun Scott hanya menyisakan dua tahun dalam kontrak mereka saat ini, dan dengan Scott dilaporkan enggan menandatangani perpanjangan, Bournemouth menghadapi kemungkinan aset berharga mereka memasuki 12 bulan terakhir kontrak pada tahun depan. Melepas Adams sekarang dengan biaya besar akan memberi klub pesisir selatan itu ruang untuk berinvestasi kembali sambil menghindari risiko nilai pasarnya turun seiring kontraknya menipis.
Ketertarikan berbasis data pada bintang USMNT
Pengejaran terhadap Adams sangat dipengaruhi oleh pendekatan rekrutmen United yang terus berkembang, yang kini sangat bertumpu pada analisis statistik di bawah arahan direktur data Mike Sansoni. Metrik internal klub menyoroti output luar biasa pemain berusia 27 tahun itu dibandingkan spesialis bertahan lain di kasta tertinggi. Secara khusus, mantan pemain RB Leipzig tersebut - yang pindah ke Bournemouth dari Leeds United pada 2023 - mencatat metrik kerja fisik dan cakupan area yang menempatkannya di kelompok elite para pemain Premier League dalam beberapa musim terakhir.
Meski memiliki tinggi 5ft 9in, Adams juga mengesankan pencari bakat Old Trafford dengan kemampuannya memenangkan duel udara dan efisiensinya merebut kembali bola. Gelandang itu tampil dalam 26 pertandingan untuk Bournemouth musim lalu, mencetak dua gol dan memberikan dua assist untuk membantu klub finis keenam dan memastikan sepak bola Liga Europa untuk musim depan. Dampak fisiknya juga menonjol, dengan data musim lalu menunjukkan ia berada di peringkat empat besar dari 85 pemain dalam separuh kategori lari kunci klub.
MENIKMATI CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak laporan kami
Rekam jejak yang terbukti di panggung internasional
Di luar performa domestiknya, Adams baru saja kembali dari kampanye individu yang sukses di Piala Dunia bersama Amerika Serikat, ketika ia tampil dalam empat pertandingan, hanya absen satu laga fase grup melawan Turki, dan terhenti di babak 16 besar saat menghadapi Belgia. Kepemimpinan dan ketenangannya di panggung dunia memperkuat keyakinan di Carrington bahwa ia siap menghadapi tekanan bermain untuk salah satu klub terbesar di Eropa.
United sejatinya sudah memantau perkembangannya selama beberapa tahun, termasuk pada periode Januari ketika kepindahan sempat dibicarakan sebelum ia mengalami cedera lutut yang salah waktu dalam sebuah laga di Old Trafford. Cedera itu terjadi hanya beberapa menit setelah dimulainya hasil imbang mendebarkan 4-4 antara Bournemouth dan United, yang sempat menghentikan sementara momentum dari potensi transfer tersebut.