Breaking News! Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak dari Kepulauan Togean ke Gorontalo
Wawan Akuba July 24, 2026 11:47 PM

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebuah speedboat yang membawa 11 wisatawan warga negara asing (WNA) dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menuju Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Jumat (24/7/2026).

Kapal tersebut membawa total 13 orang, terdiri atas 11 wisatawan asing, seorang nakhoda, dan satu anak buah kapal (ABK).

Hingga Jumat malam, keberadaan speedboat tersebut belum diketahui.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Basarnas Gorontalo, kapal itu berangkat dari wilayah Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, yang berada di kawasan Teluk Tomini.

FOTO Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto.
FOTO Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto. (TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU)

Wilayah Tojo Una-Una sendiri dikenal memiliki kawasan wisata bahari Kepulauan Togean, gugusan pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Tengah dan banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait hilangnya kontak speedboat tersebut sekitar pukul 15.40 Wita.

Baca juga: Jadwal Kapal Feri Rute Gorontalo-Wakai-Ampana Sulteng: Ingin Liburan ke Togean? Wajib Tahu!

"Kami menerima informasi dari Ibu Mimin sekitar pukul 15.40 Wita mengenai speedboat yang mengangkut 11 wisatawan asing bersama satu kapten kapal dan satu ABK dari Tojo Una-Una menuju Marisa," kata Heriyanto saat dihubungi TribunGorontalo.com.

Menurut Heriyanto, kapal tersebut bertolak sekitar pukul 07.00 Wita. Dengan estimasi waktu pelayaran sekitar empat jam, speedboat seharusnya sudah tiba di Marisa sekitar pukul 11.00 Wita.

Namun hingga waktu yang diperkirakan tiba, kapal tersebut belum juga sampai di tujuan.

Upaya komunikasi dengan kapal juga belum membuahkan hasil sehingga laporan kehilangan kontak kemudian diteruskan kepada Basarnas Gorontalo.

Basarnas Koordinasi dengan Lanal

Setelah menerima laporan, Basarnas Gorontalo langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait, termasuk Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), untuk memastikan informasi dan menyiapkan langkah pencarian.

Dalam proses koordinasi tersebut, sempat beredar informasi bahwa speedboat tersebut telah ditemukan setelah ditarik oleh kapal nelayan.

Namun setelah dilakukan pengecekan, informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi valid mengenai posisi terakhir kapal maupun kondisi para penumpang dan awak kapal.

Cuaca Buruk Hambat Pencarian

Operasi pencarian belum dapat dilakukan pada Jumat malam karena kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak mendukung.

Basarnas mencatat tinggi gelombang di lokasi diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk menunda pencarian hingga situasi lebih aman.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Danlanal. Apabila cuaca mendukung, besok insyaallah akan melaksanakan pencarian terhadap kapal tersebut. Tim kami dari Marisa juga akan diterjunkan," kata Heriyanto.

Tim Basarnas Pos Marisa bersama unsur SAR lainnya akan melakukan pencarian apabila kondisi perairan memungkinkan.

Posisi Kapal Diperkirakan Masih di Perairan Teluk Tomini

Berdasarkan perkiraan awal, saat laporan diterima kapal tersebut telah menempuh perjalanan sekitar 20 mil laut dan masih memiliki jarak sekitar 40 mil laut menuju Marisa.

Artinya, speedboat tersebut diduga masih berada di kawasan perairan Teluk Tomini, jalur laut yang menghubungkan wilayah Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Jalur tersebut merupakan rute laut yang cukup panjang karena menghubungkan kawasan kepulauan di sisi timur Teluk Tomini dengan pesisir Gorontalo bagian barat.

Dalam kondisi cuaca normal, perjalanan menggunakan speedboat dari kawasan Tojo Una-Una menuju Marisa dapat ditempuh sekitar empat jam.

Kepulauan Togean di Tojo Una-Una

Kabupaten Tojo Una-Una merupakan salah satu wilayah di Sulawesi Tengah yang memiliki potensi wisata bahari besar melalui keberadaan Kepulauan Togean.

Kepulauan Togean merupakan gugusan pulau yang berada di tengah Teluk Tomini dan secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.

Kawasan ini terdiri atas puluhan pulau besar dan kecil, dengan beberapa pulau utama seperti Pulau Togean, Batudaka, Talatakoh, Waleabahi, dan Una-Una.

Keindahan alam bawah laut menjadikan Kepulauan Togean dikenal sebagai salah satu destinasi wisata penyelaman terbaik di Indonesia.

Kawasan tersebut juga menjadi bagian dari Taman Nasional Kepulauan Togean yang melindungi berbagai ekosistem laut, seperti terumbu karang, hutan mangrove, dan padang lamun.

Karena lokasinya berada di tengah Teluk Tomini, akses menuju Kepulauan Togean sebagian besar mengandalkan transportasi laut. Kapal dan speedboat menjadi sarana utama bagi wisatawan maupun masyarakat untuk berpindah antarwilayah.

Jika keberangkatan speedboat tersebut berasal dari kawasan wisata Kepulauan Togean, maka kapal harus melintasi perairan terbuka Teluk Tomini menuju Marisa, Gorontalo.

Jarak pelayaran dari kawasan Kepulauan Togean menuju Marisa diperkirakan mencapai sekitar 60 mil laut atau lebih dari 100 kilometer, tergantung titik keberangkatan dan jalur yang digunakan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.