Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sekretaris Jenderal atau Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP RI, Dr Andy Artha Donny Oktopura, ST MT MEng, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat (24/7/2026).
Sekjen KKP RI diterima Sekda Pidie, Drs Samsul Azhar, yang melakukan kunjungan untuk mempercepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sektor kelautan dan perikanan.
Kunjungan itu, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap sektor kelautan dan perikanan yang terdampak bencana di Aceh. Juga pengembangan usaha garam rakyat, dalam upaya percepatan peningkatan produksi garam nasional.
Data diterima Serambinews.com, Jumat (24/7/2026), Sekjen KKP RI mengunjungi lahan produksi garam, sekaligus berdialog dengan unsur pemerintah dan penyuluh perikanan. Selain itu, dengan kelompok usaha garam rakyat mengenai perkembangan usaha garam di Kabupaten Pidie.
Rangkaian kunjungan itu, diawali dengan penebaran 144.500 benih udang vaname, hingga pemberian pakan merek Gold Point 37 sak.
Lalu, peninjauan lokasi tambak garam yang terdampak banjir di Gampong Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga.
Bantuan disalurkan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui APBN tahun 2026.
Adalah rehabilitasi 90 dapur produksi garam tersebar di Kecamatan Kembang Tanjong, Simpang Tiga dan Kota Sigli.
Berikutnya, dibantu satu unit Brine Refinery System atau BRS untuk Kelompok Baro Hudep di Gampong Cebrek, 180 unit tunnel garam geomembran yang disalurkan untuk sembilan kelompok usaha garam di Gampong Cebrek, Peukan Soet, dan Ara.
Tak hanya itu, pembangunan saluran produksi garam sepanjang 2.150 meter di kawasan lahan garam Gampong Ara, Pasi Ie Leubeue, dan Keude Ie Leubeue.
Juga usulan pembangunan satu unit Gudang Garam Rakyat atau GGR di Gampong Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga.
Baca juga: Bangun Kreativitas dan Sportivitas, Mahasiswa KKN USK Gelar Festival Anak Desa di Pidie Jaya
Data Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie, menunjukan Pidie sentral produksi garam rakyat di Aceh, dengan capaian produksi tahun 2025 mencapai 5.737.894 Kg, yang mampu memenuhi 50 persen kebutuhan garam di Provinsi Aceh.
"Kita harapkan melalui kunjungan itu, tentunya semakin bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemkab Pidie. Juga penyuluh perikanan, dan kelompok usaha garam rakyat dalam meningkatkan produktivitas, dengan daya saing produksi garam rakyat untuk mendukung kemandirian garam nasional," kata Sekjen KKP RI, Dr Andy Artha Donny Oktopura, Jumat (24/7/2026).
Hadir Kepala Biro Perencanaan KKP, Rudi Alex Wahyudin, Kepala BPBAP Ujung Bate, Wawan Cahyono Ashuli dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Safrizal, SSTP MEc Dev.
Lalu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie Azhari, SPi, Kabag Prokopim Setdakab Pidie M rfan Islami, SIP MM, Camat Simpang Tiga, Ihsan, Sos dan sejumlah penyuluh perikanan.
Usai meninjauan petani garam di Pidie, Sekjen KKP bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Pidie Jaya. (*)