Serial 'Overdo' Bikin Fans Drama Cina di Indonesia Makin Menjamur
Willem Jonata July 25, 2026 12:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Popularitas drama China di Indonesia mulai terasa belakangan ini. Tak hanya ramai diperbincangkan di media sosial, demam drama China juga melahirkan komunitas penggemar yang semakin besar hingga mendorong hadirnya berbagai aktivitas offline.

Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, mengungkapkan pihaknya melihat lonjakan minat penonton Indonesia terhadap drama China dalam beberapa tahun terakhir. 

Menurutnya, fenomena tersebut dipengaruhi oleh semakin beragamnya pilihan tayangan, termasuk kehadiran micro drama yang ikut memperkenalkan konten asal Tiongkok kepada masyarakat.

Baca juga: Jadwal Acara TV Selasa, 7 April 2026: Bikin Laper di TRANS TV, Dracin My Dear Guardian di RCTI

"Penonton Indonesia luar biasa ya, karena kami melihat semakin banyak penonton Indonesia mulai tergila-gila menyukai drama Tiongkok," kata Febriamy Hutapea di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).

"Mungkin ada faktor juga karena adanya masuk konten micro drama yang secara agresif masuk ke Indonesia," terusnya.

Meski micro drama di media sosial sedang naik daun, Febriamy menilai serial dengan format panjang tetap memiliki tempat tersendiri di hati penonton Indonesia. 

Drama berdurasi panjang dengan puluhan episode dinilai unggul dari sisi kualitas produksi maupun deretan pemain yang telah memiliki basis penggemar kuat.

"Tapi untuk drama long-form seperti ini dengan 40 episode, mereka juga sangat menikmati karena dari kualitasnya, dari pemainnya yang wajah-wajahnya sangat familiar yang mereka idolakan," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar, ia dan tim menggelar pemutaran episode pertama serial terbaru Overdo melalui acara 1st Ever C-Drama Outdoor Screening di Skydeck Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta.

Febriamy menyebut acara tersebut menjadi penayangan outdoor eksklusif pertama yang dilakukan WeTV Indonesia dengan memanfaatkan salah satu layar LED terbesar di pusat ibu kota.

"Malam ini sangat spesial bagi kami karena ini merupakan the first and most exclusive outdoor screening dari WeTV," ungkapnya.

"Kami ingin merayakan dan juga sebagai apresiasi kepada para fans Drachin yang sudah mengikuti perjalanan WeTV," kata Febriamy.

Menurutnya, acara itu bukan sekadar mengajak penonton menyaksikan episode perdana Overdo, tetapi juga membangun pengalaman menonton bersama komunitas penggemar drama China.

"Kami ingin berbagi rasa bersama penonton, karena kami merasa bahwa penonton bukan hanya sekadar penonton, tapi juga berbagi experience," ujar Febriamy.

Melihat tingginya animo tersebut, pihaknya pun menghadirkan berbagai judul drama China dari Tencent Video.

Bahkan, menurut Febriamy, jumlah drama China yang tayang di Indonesia melalui platformnya mencapai lebih dari 100 judul setiap tahun.

"Untuk dramanya, volumenya itu lebih dari 100 drama Tiongkok setiap tahun tayang di Indonesia. Kami tetap harus menyeleksi sesuai tren dan apa yang disukai penonton Indonesia," tuturnya.

Besarnya pasar Indonesia juga membuat beberapa rumah produksi di China menaruh perhatian khusus terhadap Tanah Air. 

Dengan jumlah penduduk yang besar dan basis penggemar yang terus berkembang, Indonesia dinilai sebagai pasar strategis bagi drama China.

Serial Overdo sendiri dibintangi Zhang Linghe dan Wang Churan. Berlatar di Shanghai, drama ini mengisahkan Murong Qing Yi, putra bungsu seorang panglima perang yang mengalami kehidupan tragis hingga akhirnya dipertemukan kembali dengan Ren Su Su, perempuan yang pernah menyelamatkannya. 

Pertemuan keduanya memunculkan kembali kisah cinta, pengorbanan, sekaligus konflik yang dipenuhi luka masa lalu. Drama China 'Overdo' atau yang dikenal dengan judul Terlalu Dalam resmi tayang di Indonesia sejak Minggu, 19 Juli 2026.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.