Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Dharmawangsa Medan sebagai langkah awal membangun kerja sama strategis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kamis (23/7/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai tata kelola fakultas dan program studi, tetapi juga diarahkan pada penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai landasan pelaksanaan berbagai program kolaborasi di tingkat fakultas dan program studi.
Rombongan Universitas Dharmawangsa dipimpin Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr Jhon Simon MSi, didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Muhammad Amri Nasution MSi., beserta jajaran pimpinan dan tim.
Kedatangan rombongan disambut Dekan FISIP Universitas Malikussaleh, Teuku Zulkarnaen PhD, bersama para wakil dekan, kepala laboratorium, ketua jurusan, ketua program studi, serta unsur pimpinan fakultas.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan laboratorium, hingga publikasi ilmiah.
Dekan FISIP Universitas Malikussaleh, Teuku Zulkarnaen, mengatakan pihaknya terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Universitas Dharmawangsa.
“FISIP Universitas Malikussaleh sangat terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi. Kami meyakini bahwa sinergi antarinstitusi merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Teuku Zulkarnaen.
Menurutnya, kerja sama antarfakultas dan program studi perlu diarahkan pada kegiatan konkret sehingga memberikan manfaat langsung bagi dosen, mahasiswa, dan pengembangan kelembagaan.
Karena itu, benchmarking tersebut diharapkan dapat dilanjutkan dengan berbagai program bersama yang memiliki luaran terukur dan berkelanjutan.
Baca juga: Mahasiswa Komunikasi Unimal Pamerkan Ratusan Foto Wisata Aceh, Dorong Promosi Destinasi Pascabencana
Sementara Dekan FISIP Universitas Dharmawangsa, Dr. Jhon Simon, menyampaikan bahwa kunjungan benchmarking tidak hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman mengenai tata kelola fakultas, tetapi juga menjadi langkah strategis membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan antara kedua institusi.
Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan kesepahaman untuk menjadikan benchmarking sebagai titik awal penyusunan MoA yang akan menjadi landasan berbagai kegiatan bersama di tingkat fakultas maupun program studi.
Dalam bidang pendidikan, sejumlah program yang direncanakan antara lain team teaching pada mata kuliah tertentu, pertukaran mahasiswa (student exchange), serta pelaksanaan kuliah umum, seminar, dan webinar bersama.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dari kedua perguruan tinggi untuk saling bertukar pengalaman, pengetahuan, serta praktik akademik.
Kerja sama juga akan menyasar bidang pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif dengan memanfaatkan kepakaran dan sumber daya yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi.
Selain Tri Dharma, pengembangan laboratorium menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut.
Benchmarking dan pengembangan tata kelola laboratorium direncanakan melibatkan sejumlah program studi, antara lain Administrasi Publik, Ilmu Politik, Ilmu Komunikasi, Sosiologi, Antropologi, dan Administrasi Bisnis.
Pada bidang publikasi ilmiah, kedua institusi juga membuka peluang kolaborasi dalam pengelolaan jurnal, termasuk pertukaran reviewer, keterlibatan sebagai guest editor, serta peningkatan tata kelola jurnal ilmiah.
Kolaborasi juga direncanakan melalui penulisan buku dan karya ilmiah bersama yang melibatkan dosen dari kedua institusi.
Berbagai program tersebut nantinya akan dirumuskan lebih konkret dalam MoA sehingga kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diimplementasikan melalui kegiatan akademik yang memiliki target dan luaran jelas.
Melalui rencana tersebut, FISIP Universitas Malikussaleh dan Universitas Dharmawangsa Medan berkomitmen membangun kemitraan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antarkedua perguruan tinggi diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.(*)