TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh merasa tersanjung, sekaligus terharu saat menghadiri peluncuran buku berjudul, menelusuri jejak pengabdian dan lahirnya Surya Palohisme, yang berlangsung di berlangsung di Hotel JW Marriott Medan, Jumat (24/72026) malam.
Kepada Iskandar ST, penulis buku dan juga Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Surya Paloh menyampaikan rasa hormat.
"Saya jujur tersanjung, sekaligus terharu saat diberikan buku ini. Usia yang 75 tahun, ya membuat (lebih)tersentuh emosinya. Hormat dan terimakasih kepada Ketua DPW NasDem Sumut, Bung Iskandar. Ini hadiah, kejutan bagi saya," kata Surya Paloh dalam sambutannya.
Sebelum peluncuran buku, video pendek tentang Surya Paloh diputarkan.
Pria kelahiran Banda Aceh itu mengiyakan secuil kisahnya yang ditampilkan menggunakan video artificial intelligence (AI).
"Saya lahir di Aceh, tapi kemudian saya sejak kecil dibawa ke Sumatera Utara, dan tinggal, besar di Medan. Disinilah proses pembentukan karakter saya. Dan karakter itu yang membentuk saya sekarang. Muda mudahan saya tidak malu malu anak Medan," kata Surya Paloh.
Ajak Perbaiki Mentalitas
Surya Paloh juga menyampaikan pandangan tentang Indonesia. Menurutnya, Indonesia negara yang kaya, jumlah penduduk yang besar.
Namun cita-cita keadilan, kesejahteraan dan keadilan menurut Surya Paloh masih jauh panggang dari pada api.
"Kekayaan alam tidak akan berarti apabila tidak didukung oleh manusia yang memiliki karakter, integritas, etos kerja, disiplin, sportivitas, dan rasa tanggung jawab," tegasnya.
Surya Paloh melihat perlu perubahan mentalitas perlu dilakukan untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.
Ia juga mengajak bergandeng tangan memperkuat karakter kebangsaan dalam berdemokrasi.
"Kita harus berani melihat kelebihan dan kekurangan bangsa ini secara objektif.
Dengan begitu saya optimistis Indonesia akan menjadi negara yang lebih baik di masa depan," kata Surya Paloh.
(cr17/tribun-medan.com)