Beut Panteu Keude, Cara Kreatif Penyuluh Kemenag Aceh Barat Sebarkan Dakwah di Tengah Masyarakat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Barat, Miswar MSos, terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan keagamaan melalui program "Beut Panteu Keude".
Program tersebut menjadi salah satu implementasi nyata semangat Kemenag Berdampak dengan menghadirkan pembinaan agama langsung di tengah aktivitas masyarakat.
Melalui "Beut Panteu Keude", Miswar tidak hanya mengajarkan baca tulis Al-Qur'an dan pendalaman ilmu agama, tetapi juga membangun karakter religius, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada masyarakat.
Program ini dilaksanakan dengan memanfaatkan ruang-ruang publik, terutama kawasan pesisir dan pusat aktivitas masyarakat, sehingga dakwah dapat menjangkau lebih banyak warga dengan pendekatan yang sederhana, humanis, dan mudah diterima.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar, memberikan apresiasi atas dedikasi Miswar dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh agama.
Menurutnya, program tersebut menjadi contoh nyata bagaimana penyuluh agama mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang menyentuh kebutuhan umat.
"Ini program yang sangat mulia. Kami berharap inovasi seperti ini juga dapat diikuti oleh seluruh ASN Kementerian Agama, khususnya para penyuluh agama, di mana pun mereka bertugas," ujar Khairul Azhar, Jumat (24/7/2026).
Ia menilai, tugas penyuluh agama bukan hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menjadi pendamping masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang lebih baik melalui ilmu-ilmu praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program "Beut Panteu Keude" pun mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat.
Kehadiran kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat syiar Islam sekaligus membangun kedekatan antara penyuluh agama dengan masyarakat.
Bagi Miswar, semangat Kemenag Berdampak harus diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang memberi manfaat langsung bagi umat.
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya.
"Kemenag Berdampak dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Ketika ilmu agama hadir di tengah masyarakat, di situlah keberkahan dan perubahan akan tumbuh," kata Miswar.
Program "Beut Panteu Keude" merupakan pelayanan keagamaan yang inovatif dan membumi, sehingga mampu memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan karakter umat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)