Ragu dengan Petugas Sensus Ekonomi 2026? Begini Cara Memastikan Keasliannya
afrizal July 25, 2026 08:27 AM

TRIBUNPADANG.COM - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) dilakukan dengan mendatangi masyarakat secara langsung untuk melakukan pendataan. 

Di tengah semakin tingginya kewaspadaan masyarakat saat menerima tamu yang mengaku sebagai petugas dari suatu instansi, tidak sedikit yang memilih memastikan terlebih dahulu identitas petugas sebelum memberikan informasi.

Oleh karena itu, masyarakat harus mengetahui ciri-ciri petugas resmi Badan Pusat Statistik (BPS) agar tidak ragu saat menerima kunjungan petugas di lapangan.

BPS sendiri juga telah membekali setiap petugas dengan identitas resmi yang dapat dikenali masyarakat. 

Baca juga: Kepala BPS Sumbar Jamin Sensus Ekonomi 2026 Tak Terkait Pajak, Minta Pelaku Usaha Jujur Beri Data

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, Nurul Hasanuddin, mengatakan seluruh petugas yang diterjunkan ke lapangan telah melalui proses seleksi dan pelatihan sebelum mulai bertugas.

"Jadi petugas yang kita tugaskan itu memang sudah melalui proses tahapan verifikasi yang ketat. Dari mulai kita wawancara kemudian sampai kita latih petugas itu, sehingga dia memahami tentang Sensus Ekonomi," ujarnya dalam Podcast Tribun Padang, Rabu (15/7/2026).  

Petugas Dibekali Pelatihan

Hasan menjelaskan, setiap petugas yang diterjunkan ke lapangan telah melalui proses seleksi yang cukup ketat. 

Sebelum mulai bertugas, mereka juga mengikuti pelatihan agar memahami seluruh tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi, mulai dari proses pendataan hingga informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat.

Dengan pembekalan tersebut, petugas diharapkan mampu menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan Sensus Ekonomi apabila masyarakat memiliki pertanyaan saat proses pendataan berlangsung.

"Jadi kalau ada yang gadungan, pasti dia enggak paham. Jika ditanya tentang SE, ya dia enggak akan bisa menjelaskan. Karena dia enggak kita latihkan itu," katanya.

Menurut Hasan, kemampuan menjelaskan proses Sensus Ekonomi menjadi salah satu pembeda antara petugas resmi dan orang yang mengaku sebagai petugas tanpa pernah mengikuti pelatihan dari BPS.

Baca juga: BPS Sumbar Bekali Petugas Sensus Ekonomi Surat Tugas dan ID Card Resmi untuk Cegah Penipuan

Tanda Pengenal Petugas

Selain dibekali pelatihan, petugas sensus juga dilengkapi atribut resmi yang mudah dikenali masyarakat. 

Salah satunya adalah rompi yang digunakan selama menjalankan tugas pendataan di lapangan.

"Itu satu. Tapi juga secara fisik, juga kita lengkapi dengan rompi. Seperti ini nih rompinya," ujarnya.

Tak hanya menggunakan rompi, setiap petugas juga membawa tanda pengenal resmi yang dilengkapi barcode. 

Barcode tersebut dapat dipindai menggunakan telepon untuk memastikan identitas petugas.

"Juga ada tanda pengenalnya, dan itu ada barcode-nya. Itu bisa dideteksi, dan itu akan langsung merujuk ke data yang bersangkutan. Ada fotonya, dan itu terhubung dengan BPS," jelas Hasan.

Menurutnya, barcode pada tanda pengenal tersebut akan mengarahkan masyarakat ke data petugas yang bersangkutan di sistem BPS. 

Di sana juga ditampilkan foto petugas sehingga identitasnya dapat dicocokkan secara langsung sebelum proses pendataan dilakukan.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya dapat mengenali petugas melalui rompi dan tanda pengenal, tetapi juga bisa memverifikasi keasliannya menggunakan telepon.

Langkah ini jga diharapkan membuat masyarakat lebih yakin saat memberikan data kepada petugas Sensus Ekonomi yang bertugas. (MG/Fujiatul Witri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.