TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sepuluh tahun setelah kasus hukum yang menjerat namanya mencuat, Saipul Jamil mengaku kehidupannya berubah drastis, terutama dalam urusan pekerjaan.
Pria berusia 45 tahun itu mengatakan sudah lama tidak lagi memperoleh pekerjaan di televisi. Kondisi tersebut membuatnya harus mencari sumber penghasilan lain agar tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup.
Menurut Saipul, ia berusaha menerima keadaan dan tetap mencari rezeki dengan cara yang halal.
"Jadi saya gimana caranya tetap bertahan hidup dan cari uang halal. Alhamdulillah Allah kasih jalan, juga masyarakat-masyarakat yang ketemu saya juga kasih support gitu," ujar Saipul Jamil di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, dikutip dari Grid.id, Kamis (23/7/2026).
Meski begitu, ia mengaku tetap merindukan aktivitasnya di dunia hiburan yang selama bertahun-tahun pernah menjadi bagian dari hidupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Saipul memperlihatkan surat dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menurutnya memuat tanggapan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengenai isu dugaan pemboikotan dirinya.
Ia menilai surat tersebut menjadi jawaban atas anggapan yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.
"Iya sih. Saya sebenarnya gini, itu biarlah rencana Allah. Yang penting saya udah dapet surat ini, nanti ke depannya apa yang terjadi itu terserah Allah. Saya nggak ada tujuan tertentu, tujuan saya cuma satu, saya menjawab tuduhan-tuduhan tentang pemboikotan saya. Itu aja sih. Bahwa tidak ada pemboikotan dari TV maupun KPI. Sudah tertulis di surat ini," katanya.
Saipul juga mengaku tidak mempermasalahkan apabila nantinya masih ada pihak yang menolak kehadirannya di layar kaca.
Baginya, dukungan maupun penolakan merupakan hal yang wajar diterima setiap orang.
Baca juga: Pernah Berseteru, Saipul Jamil Jenguk Nikita Mirzani, Soroti Oknum Penjual Skincare: Berbisnis Kotor
"Ya udah nggak apa-apa lah. Namanya manusia itu kan pasti ada tekanan. Tekanan ke atas, tekanan ke bawah, samping kanan kiri. Namanya manusia, yang suka pasti ada, yang nggak suka pasti ada. Yang suka alhamdulillah, yang nggak suka saya berdoa mudah-mudahan suatu saat nanti mereka suka dengan saya," ungkap Saipul Jamil.
Saipul tidak menampik bahwa salah satu hal yang paling ia rindukan dari dunia hiburan adalah penghasilan yang dulu diperolehnya saat masih aktif tampil di televisi.
Meski demikian, ia mengaku bersyukur karena honor yang pernah diterimanya sempat dimanfaatkan untuk membantu orang lain.
"Saya sih sebenarnya kangen duitnya aja sih. Tapi alhamdulillah dari saya honor-honor dulu-dulu. Nih saya bukannya pamer ya, saya banyak berbagi dengan honor-honor saya dulu, berbagi sama saudara-saudara kita, umrah, itu tiap bulan ada umrah mas alhamdulillah," katanya.
Karier Saipul Jamil mulai meredup setelah tersandung perkara hukum pada 2016.
Saat itu, ia dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap seorang remaja berinisial DS dan kemudian diproses menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak serta sejumlah pasal dalam KUHP.
Dalam perjalanan perkara tersebut, muncul pula kasus dugaan suap yang berkaitan dengan proses persidangan. Hukuman Saipul kemudian bertambah setelah ia juga dinyatakan bersalah dalam perkara suap.
Setelah menjalani masa pidana, Saipul Jamil dinyatakan bebas murni pada 2 September 2021. Sejak saat itu, ia beberapa kali menyampaikan keinginannya untuk kembali aktif berkarya di industri hiburan. (TribunNewsmaker/BanjarmasinPost)