Duel Calon Ketua KNPI Palabuhanratu: 62 OKP Jadi Penentu, Pemilihan di Markas TNI
Muhamad Syarif Abdussalam July 25, 2026 10:11 AM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, M. Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dua calon Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dipastikan akan bersaing ketat untuk keluar menjadi seorang ketua DPK di wilayah ibu kota Kabupaten Sukabumi ini.

Diketahui, dua calon itu merupakan Ari Awaludin dengan nomor urut 1 dan Rizki Setiawan dengan nomor urut 2.

Informasi yang diperoleh Tribunjabar.id, kedua calon memiliki latar belakang yang sama di bidang birokrasi.

Ketua Organizing Committee Muscam ke-11 KNPI Palabuhanratu, Yeliyan Selisvia A., mengatakan, seluruh tahapan sejak awal hingga penetapan nomor urut sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme dan kesepakatan sejak awal.

"Seluruh rangkaian tahapan hingga pengundian nomor urut telah berjalan sesuai koridor yang sebelumnya sudah disepakati bersama," ungkap Yeliyan kepada Tribunjabar.id, Jumat (24/7/2026).

Yeliyan menjelaskan, selepas penetapan nomor urut yang dilakukan pada Kamis (23/7/2026) kemarin, kedua calon juga diwajibkan menandatangani pakta integritas. Bagi panitia, dokumen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk menjaga stabilitas dan legitimasi jalannya Muscam.

Yeliyan mengatakan, pakta integritas menjadi komitmen bersama agar seluruh proses berlangsung aman, tertib, sportif, serta bebas dari potensi konflik yang dapat mencederai marwah organisasi kepemudaan.

Lebih jauh, pakta integritas itu juga menjadi dokumen penting untuk menunjang perizinan pemakaian lokasi pemilihan. Diketahui, pemilihan calon Ketua KNPI Palabuhanratu ini akan dilakukan di markas TNI Angkatan Darat (AD), tepatnya di Aula Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.

"Pakta integritas ini juga menjadi syarat utama izin penggunaan lokasi dari Kodim untuk pelaksanaan puncak Muscam," kata Yeliyan.

Yeliyan mengatakan, pencoblosan akan dilakukan pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai.

Yeliyan menyebutkan, sebanyak 62 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan 3 dari internal KNPI, yakni DPD, MPI, dan DPK, akan menjadi penentu suara kemenangan kedua calon tersebut.

Sementara itu, Ketua DPK KNPI Palabuhanratu, Arifuddin, mengatakan, untuk menjamin keamanan selama kegiatan pemilihan besok, pihaknya akan melibatkan TNI-Polri selama kegiatan berlangsung.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan juga TNI melalui surat permohonan untuk memastikan keamanan kegiatan pemilihan besok," ucap Arif.

Arif menekankan agar kedua calon dapat bersaing secara sehat, dan mengimbau kepada para ketua OKP untuk bisa menjaga kondusivitas.

"Kami mengimbau kepada semua pihak untuk menjaga kondusivitas, agar kegiatan besok berjalan dengan aman dan lancar," kata Arif. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.