Persoalan Rumah Terkuak, Nanda Persada Singgung Attitude Sarwendah di Tengah Konfliknya dengan Ruben
Sri Juliati July 25, 2026 10:21 AM

TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memunculkan babak baru. 

Kali ini, perhatian publik tertuju pada persoalan rumah yang sempat menjadi perbincangan.

Belakangan rumah yang berada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan itu turut menjadi sorotan atas kepemilikan dan proses pembangunan.

Pihak Sarwendah sempat mengklaim bahwa rumah tersebut dibeli dan direnov atas usaha mantan personil Cherrybelle itu.

Namun rupanya fakta berbeda disampaikan oleh pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang.

Minola mengungkap bahwa pembelian rumah tersebut didapat dari uang pribadi Ruben.

Terkait adanya persoalan tersebut, mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, ikut memberikan komentarnya.

Nanda menyinggung pentingnya keterbukaan dalam setiap keterangan yang disampaikan.

Menurutnya, apabila nantinya terbukti ada pihak yang memberikan keterangan tidak benar atau berbohong terkait persoalan, maka hal tersebut dapat menimbulkan konsekuensi.

"Selama pihak Ruben bisa membuktikan soal itu, artinya kan ini ada sesuatu yang tidak jujur. Nah, sesuatu yang tidak jujur itu harus dibuktikan secara hukum, secara data."

"Kalau itu memang ada datanya dan ada pihak yang ternyata tidak jujur di situ, maka itu kembali menjadi konsekuensi negatif," ucap Nanda saat ditemui awak media, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Psikolog Ingatkan Risiko Trauma Jangka Panjang Anak di Tengah Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah

Nanda Persada mengatakan, sejak awal dirinya selalu mengingatkan pentingnya menjaga perilaku atau attitude, terutama bagi seorang figur publik yang menjadi sorotan masyarakat. 

Menurutnya, setiap ucapan dan tindakan publik figur akan menjadi penilaian publik sekaligus dapat berdampak pada proses yang sedang dihadapi.

"Aku udah bilang dari awal bahwa hati-hati menjaga attitude perilaku, jangan mengeluarkan statement apapun kalau itu tidak benar dasarnya," tutur Pendiri dan Ketua Umum pertama Ikatan Manajer Artis Indonesia itu.

Nanda pun mengaku menyayangkan persoalan rumah yang kini mencuat di tengah konflik masalah anak antara Ruben dan kekasih Giorgio Antonio.

Ia juga khawatir nantinya Sarwendah malah dirugikan karena statement-nya yang tak berdasar.

"Aku melihatnya menyayangkan kalau memang sedang berkonflik ya berargumentasilah dengan bukti-bukti. Kalau bukti-buktinya enggak kuat, maka dia akan menerima konsekuensi," ujarnya.

Ruben dan Sarwendah masih menghadapi proses hukum buntut adanya gugatan hak asuh anak dari sang presenter.

Gugatan itu diajukan Ruben karena merasa tak mendapatkan haknya untuk bertemu kedua putrinya sejak cerai pada 2024 lalu.

Di tengah memanasnya masalah tersebut, terkuak fakta persoalan rumah mewah yang sebelumnya ditempati Sarwendah setelah cerai dengan Ruben.

Asal-usul Rumah Mewah yang Ditempati Sarwendah

Terungkap rumah tersebut dibeli oleh Ruben Onsu berawal dari rumah tua yang kemudian direnovasi total.

Dalam proses renovasi tersebut, ayah Sarwendah, Hendrik Lo turut terlibat sebagai kontraktor.

"Keluarganya memang ikut terlibat ya, karena ikut mengambil bagian dalam proses renovasi tersebut sebagai kontraktornya," kata kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang.

Selama renovasi berlangsung, Ruben disebut membayarkan secara bertahap dikirim ke rekening ayah Sarwendah.

Adapun total biaya renovasi tersebut mencapai Rp11 miliar lebih.

"Pentransferan itu rutin, sebanyak 41 kali transfer, total yang dilakukan pembayaran oleh Ruben untuk perbaikan rumah tersebut mencapai sebelas miliar seratus lima belas juta," terang Minola.

SIDANG MEDIASI - Ruben Onsu Hadir di Sidang mediasi gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).
Ruben Onsu saat hadir di sidang mediasi gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026). (Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah)

Sementara biaya renovasi tersebut, Ruben menjaminkan sertifikat rumah ke bank dengan nilai pinjaman Rp10 miliar.

Ruben disebut Minola selama ini yang membayarkan cicilan sebesar Rp 379 juta setiap bulannya.

"Kontraktornya dibayar secara bertahap menggunakan uang yang diambil dari bank, dan Ruben terus membayar cicilannya sampai kemarin per bulannya Rp379 juta," ujar Minola.

Minola pun membantah Ruben yang dituding tak bertanggung jawab karena belakangan cicilan macet hingga tersebar kabar rumah akan dilelang.

"Jadi kalau misalnya kemudian dikatakan ini sudah macet akan dilelang, seolah-olah ingin mengatakan bahwa klien kami adalah orang yang enggak bertanggung jawab. Ini sangat kami sayangkan dan sangat kami sesalkan ya."

"Jadi kalau misalnya hari ini pun kami harus menjelaskan dan mengklarifikasi ini bukan tujuan kami untuk membuka aib, tapi ini adalah satu hal untuk memulihkan nama baik klien kami," tandas Minola.

(Tribunnews.com/Ifan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.