Nikah Gratis, Unik dan Bawa Pulang Rekor MURI, Momen Sekali Seumur Hidup 53 Pasangan di Kota Kediri
Rendy Nicko July 25, 2026 12:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kebahagiaan menyelimuti 53 pasangan pengantin yang mengikuti nikah massal dalam rangka Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri, Jumat (24/7/2026). Bukan hanya resmi mengikat janji suci sebagai suami istri, mereka juga menjadi bagian dari sejarah setelah prosesi akad nikah digelar di dalam mobil klasik Volkswagen (VW) Kombi dan berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Konsep akad nikah yang tidak biasa itu menghadirkan pengalaman berbeda bagi seluruh pasangan. Masing-masing melangsungkan ijab kabul di dalam satu unit VW Kombi yang telah disiapkan panitia, sehingga momen sakral tersebut menjadi kenangan yang dipastikan sulit dilupakan.

Salah satu pengantin, Sunarko, mengaku dirinya bersama sang istri sengaja mendaftarkan diri setelah mengetahui informasi nikah massal dari media sosial Pemerintah Kota Kediri. Baginya, kesempatan tersebut menjadi cara untuk merayakan hari jadi kota sekaligus mewujudkan pernikahan impian.

"Perasaan kami bahagia, grogi, terharu, campur aduk. Memang dari awal kami berinisiatif sendiri ingin ikut dan memeriahkan Hari Jadi Kota Kediri. Informasinya kami tahu dari media sosial Pemerintah Kota Kediri," ujar Sunarko.

Baca juga: Pecah Rekor MURI! Nikah Massal Unik di Dalam 53 VW Kombi Jadi Agenda Perayaan Hari Jadi Kota Tahu

Tak hanya merasakan kebahagiaan saat prosesi akad berlangsung, para pengantin juga menikmati konsep pernikahan yang berbeda dari biasanya. Mengucapkan ijab kabul di dalam mobil klasik menjadi pengalaman baru yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.

"Seru dan asyik karena unik. Baru pertama kali di Indonesia ada nikah massal di dalam mobil klasik. Ini akan menjadi cerita yang selalu kami kenang bersama keluarga," katanya.

Selain konsep yang unik, seluruh pasangan juga mendapat fasilitas pernikahan secara gratis. Mulai dari prosesi akad hingga kebutuhan pendukung lainnya disiapkan oleh Pemerintah Kota Kediri sehingga pasangan yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat melangsungkan pernikahan secara layak dan khidmat.

Wakil Wali Kota Kediri sekaligus Ketua Pelaksana Nikah Massal, Qowimudin Toha, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menghadirkan inovasi dalam peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri.

"Hari ini Kota Kediri hadir untuk warga yang ingin melangsungkan pernikahan namun memiliki keterbatasan ekonomi. Seluruh kebutuhan prosesi kami fasilitasi secara gratis sehingga pasangan pengantin dapat melangsungkan akad nikah dengan khidmat dan penuh kebahagiaan," terang Qowimudin.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan nikah massal merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kediri dengan Volkswagen Indonesia Association (VIA) yang tengah menggelar Jambore Nasional di Kota Kediri. Sebanyak 53 unit VW Kombi digunakan sebagai lokasi akad nikah hingga mencatatkan Rekor MURI sebagai nikah massal di dalam VW Kombi terbanyak.

Prosesi pernikahan tetap berlangsung sesuai syariat dan tradisi. Acara diawali dengan selamatan, kirim doa, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, khutbah nikah, hingga akad nikah. Setelah itu, seluruh pasangan mengikuti prosesi temu manten yang dilanjutkan pesta rakyat dengan sajian 1.000 porsi soto ayam dan nasi pecel tumpang gratis untuk masyarakat.

"Harapan kami, seluruh pasangan memiliki kenangan seumur hidup yang dapat dikenang bersama keluarga. Selamat menempuh hidup baru, semoga seluruh pengantin mendapatkan hidayah, inayah, dan maunah dari Allah SWT sehingga mampu membentuk keluarga sakinah, mawadah, warahmah," tutup Qowimudin.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.