Ratusan Peternak Ikut Kontes Sapi di Blitar, Berharap Budidaya Sapi Kembali Bergairah 
Rendy Nicko July 25, 2026 01:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Ratusan peternak mengikuti kontes sapi di Pasar Hewan Terpadu Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).

Kontes sapi yang diselenggarakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar bekerjasama dengan Paguyuban Peternak Sapi Bersatu ini diharapakan dapat menggairahkan kembali budidaya sapi di Blitar. 

Peserta kontes, Hengki mengatakan, acara kontes sapi bagus untuk mendukung para pelaku budidaya sapi. 

Kontes sapi secara tidak langsung dapat mendongkrak harga sapi di pasaran.

Baca juga: Sapi Lokal Nggalekan Kurang Bernilai Ekonomis, Berpostur Kecil Tak Diminati Peternak Trenggalek 

"Dengan adanya kontes, para peternak lebih semangat budidaya sapi. Kontes ini bisa mendongkrak harga sapi," kata peternak asal Wates, Kabupaten Kediri ini. 

Hengki membawa satu ekor sapi jenis simental untuk ikut kontes kelas P2 atau sapi yang giginya sudah tanggal atau powel dua. 

Sapi milik Hengki merupakan hasil ternak sendiri yang usianya sekarang sudah 31 bulan dengan bobot lebih 1 ton.

"Harapannya, sapi milik saya bisa dapat nominasi di kontes ini," ujarnya. 

Peserta lainnya, Suyono mengatakan, ikut kontes sapi untuk kelas P1 atau sapi yang giginya sudah tanggal atau powel satu.

Ia membawa satu ekor sapi jenis silangan dari indukan limousin dan sapi lokal hasil ternak sendiri.

"Saya baru pertama ini ikut kontes. Saya bawa sapi silangan usianya dua tahun lebih," kata warga Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Kabid Budidaya dan Pengembangan Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Andi Mulya mengatakan, ada sembilan kelas di kontes sapi ini. 

Sembilan kelas itu, yakni, pedet jantan dan betina, calon induk, P0, P1, P2, P3, dan ekstrem.

Kontes sapi dilaksanakan selama dua hari, Sabtu (25/7/2026) dan Minggu (26/7/2026). 

Ia menargetkan, kontes sapi kali ini diikuti sebanyak 200 peserta.

"Kontes sapi ini open, dari mana saja bisa ikut. Targetnya ada 200 peserta, tapi tadi saya konfirmasi ke panitia pendaftarnya sudah lebih 200 peserta," katanya.

Selain kontes, kata Andi, di acara ini juga diadakan expo atau ajang jual beli sapi. 

Para peternak bisa melakukan transkasi sapi di acara kontes. 

Baca juga: Petugas Kesehatan Hewan Tulungagung Temukan 7 Sapi Terkena Cacing Hati dan 1 Sapi Rusak Hatinya

Ia berharap, kontes ini bisa menggairahkan kembali budidaya sapi khususnya di wilayah Blitar. 

Menurutnya, pasca terjadi penyakit mulut dan kaki (PMK), banyak masyarakat yang takut untuk budidaya sapi.

"Harapannya, dengan kontes ini para peternak kembali bergairah. Harga sapi juga bisa naik lagi," ujarnya. 

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.