Lirik 'Sesi Potret' Enau feat Ari Lesmana Viral, Simak Makna Lagu Penuh Penyesalan Ini
Abd Rahman July 25, 2026 02:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM- Inilah lirik lagu berjudul "Sesi Potret" yang lagi naik daun di dunia musik Indonesia.

Lagu ini sering diputar di ruang-ruang cafe dan dilantukan bagi para pencinta musik.

Lagu Sesi Potret ini dipopulerkan oleh Musisi Enau yang Bernama asli Putra Permana.

Lagu ini dirilis pada Jumat (30/1/2026) lalu. . Dalam karya teranyarnya ini, pelantun lagu "Negara Lucu" tersebut menggandeng vokalis Fourtwnty, Ari Lesmana, untuk menyuguhkan kolaborasi yang emosional.

Melansir keterangan dalam deskripsi klip "eńau feat. Ari Lesmana - Sesi Potret" Official Musik Video di channel Youtube Aku enau, "Sesi Potret' adalah sebuah lagu yang lahir dari ruang paling jujur tentang perasaan, penerimaan, dan proses berdamai dengan diri sendiri dengan judul Sesi Potret.

Sesi potret dibuat pada awal November 2025 sebagai representasi dari banyak kisah orang-orang disekitar saya dan istri saya atas duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, bentuk kerinduan mendalam dan juga pengingat soal “waktu itu” akan tiba menghampiri tanpa aba-aba, siap tak siap dan mau tak mau.

Simak Lirik Lagu "Sesi Potret-Enau"


Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu di ijabah sang maha kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang
Oleh-oleh sudah ditangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang

Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh,
kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

Sesi potret yang selalu ku benci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh… Satu… dua… tiga…
Ini nyata, kau telah pergi…

Ku bertamu kerumah barumu,
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.