Iran Rilis Doktrin 'Nyawa Dibayar Nyawa', Sumpah Mayjen Abdollahi: Incar Pasukan AS di Timur Tengah
Hadiyya QurrataAyyuun July 25, 2026 01:42 PM

Iran secara resmi merilis doktrin perang terbaru bertajuk 'nyawa dibayar nyawa' guna menghadapi eskalasi Amerika Serikat (AS).

Sumpah komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran, mengincar pasukan Washington di Timur Tengah.

Mengutip Al Mayadeen pada (25/7), sumpah pembalasan itu diutarakan oleh Mayor Jenderal Ali Abdollahi secara terbuka pada Jumat (24/7/2026).

Dalam pernyataannya, Mayjen Abdollahi menegaskan bahwa target utama dari doktrin baru ini adalah menyasar langsung pasukan AS di Timur Tengah.

Ia menyatakan bahwa setiap warga negara Iran yang gugur sebagai martir akan dibalas setimpal dengan kematian seorang tentara Amerika.

"Persamaan Iran mulai saat ini sudah jelas: setiap warga negara Iran yang gugur sebagai martir akan dibalas dengan kematian satu tentara AS," tegas Abdollahi.

Sumpah pimpinan militer Teheran ini dikeluarkan sebagai respons tegas atas agresi serta serangan udara yang dilancarkan pihak Washington.

Pernyataan keras ini mengemuka di tengah membengkaknya jumlah korban luka dari pihak militer Amerika Serikat.

Pejabat militer AS mengonfirmasi bahwa hampir 100 tentara mereka mengalami luka-luka akibat serangan balasan Iran sejak awal Juli.

Gelombang serangan rudal dan drone Iran yang menyasar posisi pasukan AS di Yordania serta beberapa negara kawasan dilaporkan memicu dampak fatal.

Dari total korban tersebut, hampir selusin prajurit Amerika menderita luka parah hingga membutuhkan penanganan medis intensif.

Pihak Pentagon bahkan terpaksa mengevakuasi para tentara yang kritis tersebut ke rumah sakit militer AS di Jerman untuk menjalani perawatan darurat.

Eskalasi konflik kedua negara diprediksi akan semakin panas seiring komitmen Teheran untuk terus memburu posisi militer Washington di kawasan.

Penerapan doktrin 'nyawa dibayar nyawa' ini menjadi sinyal bahaya bagi keselamatan seluruh personel militer Amerika Serikat yang bertugas di Timur Tengah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.