Jakarta (ANTARA) - Kairos Film merilis trailer dan poster resmi film "Istimewa", sebuah film keluarga yang mengangkat anak-anak disabilitas sebagai tokoh utama dalam kisah pencarian sosok ayah yang menjadi tempat mereka pulang.

Sang sutradara Ruben Adrian mengatakan film tersebut sejak awal dirancang untuk menghadirkan perspektif baru mengenai anak-anak disabilitas melalui kisah yang terinspirasi dari pengalaman nyata.

"Kisah-kisah itu kemudian kami rangkai menjadi sebuah simfoni perjalanan yang penuh harapan, keberanian, dan kasih sayang," kata Ruben dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Film "Istimewa" mengisahkan kehidupan anak-anak di Rumah Istimewa yang tumbuh bersama dalam kasih sayang Pak Mahendra. Ketika sosok ayah yang selama ini menjadi tempat mereka bersandar menghilang, mereka memutuskan meninggalkan rumah untuk mencarinya.

Perjalanan tersebut membawa mereka bertemu orang-orang baru, menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menemukan makna persahabatan, keberanian, dan keluarga.

Film "Istimewa" menempatkan anak-anak disabilitas sebagai karakter utama yang menggerakkan cerita. Para tokoh digambarkan memiliki karakter yang beragam, rasa ingin tahu yang tinggi, serta keberanian dan cara pandang yang khas dalam menjalani petualangan mereka.

"Melalui perjalanan mencari Ayah, kami berharap penonton ikut merasakan bahwa rumah dan keluarga bisa hadir lewat penerimaan, kasih sayang, dan orang-orang yang memilih untuk tetap bersama, dengan berpijak pada nilai saling memaafkan dan saling mengasihi," kata Ruben.

Trailer resmi film tersebut menampilkan kehidupan anak-anak di Rumah Istimewa sebelum memulai perjalanan mencari Pak Mahendra, lengkap dengan berbagai momen persahabatan, humor, dan tantangan yang mereka hadapi.

Sementara itu, poster resmi film menampilkan seluruh penghuni Rumah Istimewa berkumpul di depan rumah tempat mereka tumbuh bersama sebagai simbol bahwa rumah dibangun melalui kasih sayang, penerimaan, dan kebersamaan.

Aktor Mathias Muchus yang memerankan Pak Mahendra mengatakan film tersebut menghadirkan makna keluarga yang tidak semata-mata didasarkan pada hubungan darah.

"Yang membuat saya jatuh hati pada Istimewa adalah ketulusannya. Film ini mengingatkan kita bahwa keluarga tidak selalu tentang hubungan darah, tetapi tentang siapa yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir ketika kita saling membutuhkan," ujarnya.

Salah seorang pemeran anak, Aldi, berharap film tersebut dapat membuka pandangan masyarakat terhadap anak-anak disabilitas sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya dan meraih cita-cita.

"Aku bangga bisa jadi bagian dari Istimewa. Aku senang kisahku diangkat ke dalam film ini. Semoga film ini bisa jadi motivasi untuk anak-anak disabilitas kembali bangkit meraih mimpi masing-masing dan membuktikan bahwa teman-teman Istimewa juga mampu berkarya. Semoga Istimewa ditonton seluruh masyarakat Indonesia dan dunia," kata Aldi.

Film Istimewa dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Trailer resmi film tersebut telah tersedia melalui kanal YouTube dan media sosial resmi Kairos Film.