TRIBUN-TIMUR.COM, SELAYAR – Satu lagi jenazah korban kecelakaan laut Kapal Layar Motor atau KLM Nurul Salsa, Hasbi (41) dimakamkan dimakamkan di Dusun Palemba, Desa Kalepadang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (25/7/2026).
Hasbi merupakan jenazah terakhir yang ditemukan Tim SAR Gabungan sebelum operasi pencarian resmi dihentikan.
Jenazahnya ditemukan nelayan di perairan Laut Mataalang, Laut Flores, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangngaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis (23/7/2026).
Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi menggunakan KN SAR Kamajaya menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel.
Hasil identifikasi memastikan jenazah tersebut adalah Hasbi, salah seorang penumpang KLM Nurul Salsa yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Pada Jumat (24/7/2026) malam, jenazah diberangkatkan menuju Kabupaten Kepulauan Selayar melalui jalur darat dari Makassar ke Pelabuhan Bira.
Baca juga: Jenazah Keempat Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsa Terindentifikasi
Dari Pelabuhan Bira, jenazah diseberangkan menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Pamatata.
Setibanya di Selayar pada Sabtu siang, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Palemba untuk dimakamkan.
Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman.
Tangis keluarga dan warga pecah saat jenazah tiba di kampung halaman.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan turut hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres Selayar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban.
"Atas nama keluarga besar Polres Kepulauan Selayar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar AKBP Didid Imawan.
Turut hadir dalam prosesi pemakaman Direktur RSUD KH Hayyung Selayar dr Hazairin Nur SpB FICS AIFO-K, Kabag Ren Polres Kepulauan Selayar AKP H Ahdiansar, Camat Bontoharu Andi Batara Gauk, Kasat Samapta Iptu Dihar Tasbih, KBO Satintelkam Ipda Ilham Syah B, serta personel Polres Kepulauan Selayar.
Meski operasi pencarian resmi telah ditutup, keluarga korban yang belum ditemukan masih berharap ada kabar mengenai anggota keluarga mereka.
Hingga kini, sebanyak 14 penumpang KLM Nurul Salsa masih dinyatakan hilang.
Sementara itu, 58 penumpang berhasil ditemukan selamat dan empat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dari total 76 penumpang yang berada di atas kapal saat musibah terjadi.
Pihak keluarga berharap masyarakat yang menemukan korban, baik dalam keadaan selamat maupun meninggal dunia, segera melaporkan kepada aparat berwenang agar proses identifikasi dan penanganan dapat segera dilakukan.
Selamat setelah pencarian
Meninggal Dunia
Hilang
*(data Basarnas Makassar/Polres Kepulauan Selayar)