TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menargetkan penetapan trayek dan tarif resmi ojek dalam waktu dekat.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan bagi pengemudi, serta kenyamanan dan kepastian biaya bagi masyarakat pengguna jasa.
Plt Kepala Dishub Teluk Bintuni, Jandry Salakory, mengatakan pembahasan penetapan trayek dan tarif akan segera dilakukan bersama pengurus Ojek Mandiri Berkah (OMB) yang baru saja dilantik.
“Puji Tuhan, setelah pengurus ojek dilantik, kami akan duduk bersama membahas trayek maupun tarif. Semua akan diputuskan dengan mempertimbangkan kepentingan pengemudi dan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: Lantik Pengurus OMB, Bupati Bintuni: Ojek adalah Penopang Ekonomi dan Pelayanan Publik
Jandry menjelaskan, regulasi utama penyelenggaraan angkutan ojek mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor untuk Kepentingan Masyarakat.
Aturan tersebut mencakup aspek keselamatan, kemudahan layanan, hingga mekanisme penetapan tarif.
Ia menargetkan pembahasan selesai dalam satu minggu.
“Rencananya Senin atau Selasa kami mulai berdiskusi dengan pengurus ojek. Harapannya, pada minggu pertama Agustus sudah ada penetapan trayek dan tarif ojek di dalam Kota Bintuni,” katanya.
Selain menata transportasi ojek, Jandry juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.
Baca juga: Jandry Salakory: Halte Bus Kini Lebih Nyaman dan Modern untuk Masyarakat Teluk Bintuni
Kesempatan ini, Jandry juga mengingatkan pedagang kaki lima agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan.
Dalam waktu dekat, pemerintah bersama tim terpadu akan menertibkan bangunan liar maupun lapak yang melanggar aturan.
“Penertiban ini bukan untuk mempersulit masyarakat, tetapi agar kota kita tertata dengan baik, indah dipandang, serta yang paling utama adalah menjaga keselamatan para pengguna jalan,” tegasnya.
Dishub berharap seluruh elemen masyarakat mendukung langkah penataan tersebut demi mewujudkan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman di Teluk Bintuni.