Hilang Kendali, Pelajar Tabrak Pembeli Siomay di Jalan Bantul, Empat Orang Terluka
Joko Widiyarso July 25, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA — Diduga kehilangan kendali, seorang pelajar berusia 16 tahun menabrak sejumlah warga yang tengah membeli makanan di tepi Jalan Bantul, Dusun Dongkelan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Jumat (24/7/2026) malam.

Insiden yang melibatkan tiga unit sepeda motor ini mengakibatkan empat orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit, serta menghancurkan sebuah gerobak pedagang.

Kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika dua sepeda motor, yakni Honda Vario putih bernomor polisi AB 5330 JD dan Honda Beat AB 2464 XB, tengah berhenti di bahu jalan. Pengendara Vario, K (29), bersama rekannya R (29), serta pengendara Beat, AM (25), menepi untuk membeli siomay.

Pada saat bersamaan, melaju sebuah Honda Vario bernomor polisi AB 5200 GG dari arah selatan menuju utara. Sepeda motor ini dikendarai oleh pelajar berinisial L (16) yang sedang berboncengan dengan T (14). Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Warung Bakso Mak E, L diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.

Motor yang dipacu L langsung menghantam para pembeli yang tengah berdiri di pinggir jalan, serta menabrak gerobak siomay milik B (49). Benturan keras tersebut menyebabkan seluruh dagangan siomay tumpah berserakan di jalan.

Menindaklanjuti laporan warga, petugas piket lalu lintas Pos Druwo Polsek Sewon langsung diterjunkan ke lokasi.

"Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan arus lalu lintas, serta mengevakuasi para korban agar segera mendapatkan pertolongan medis," kata Kapolsek Sewon AKP Sutrisno, Sabtu (25/7/2026).

Akibat insiden tersebut, keempat korban harus dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Bantul dan RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta oleh tim Palang Merah Indonesia (PMI). 

Pengendara L mengalami cedera kepala ringan. Sementara itu, K menderita cedera pada jempol tangan kanan, R mengalami patah tulang tangan kiri, dan AM menderita cedera pada kaki kiri.

Selain menimbulkan korban luka, kerugian material yang cukup signifikan dialami oleh pedagang siomay akibat kerusakan gerobak dan barang dagangannya.

Kepolisian hingga kini masih mendalami kronologi pasti dan mengumpulkan keterangan para saksi di lokasi guna memastikan faktor penyebab hilangnya kendali dari sepeda motor yang dikendarai oleh pelajar tersebut.

"Saat ini perkara masih kami tangani. Petugas sedang mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," ujarnya.

Merespons kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian, terutama ketika melintas di kawasan dengan mobilitas warga yang tinggi di bahu jalan.

"Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, mengendalikan kecepatan sesuai kondisi jalan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kewaspadaan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkas AKP Sutrisno.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.