TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas terus digalakkan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Salah satu wujud nyatanya terlihat di SMP Negeri 19 Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, yang kini tampil dengan wajah baru yang lebih aman, rapi, dan edukatif.
Perubahan positif ini dirasakan langsung oleh sekolah setelah menerima realisasi program CSR melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas–PetroChina International Jabung Ltd pada tahun 2023 lalu.
Bantuan yang direalisasikan adalah pembangunan infrastruktur fisik berupa pagar panel beton. Pagar kokoh sepanjang kurang lebih 293 meter tersebut kini telah berdiri mengelilingi seluruh area sekolah. Keberadaan pagar pelindung ini menjadi sarana vital sekaligus bukti kontribusi nyata PetroChina dalam mendukung terciptanya atmosfer pendidikan yang lebih tertib, aman, dan kondusif.
Sebelum adanya pagar ini, area sekolah yang terbuka kerap memicu kekhawatiran terkait keamanan fasilitas fisik sekolah dan keselamatan para siswa. Kini, dengan adanya pembatas beton yang megah, pihak sekolah dapat memantau keluar-masuknya siswa dengan lebih terkontrol, meminimalisir potensi gangguan dari luar, serta menjaga aset-aset penting sekolah dengan maksimal.
Tidak berhenti pada sektor keamanan fisik, SKK Migas-PetroChina Jabung juga membawa inovasi hijau ke dalam lingkungan sekolah melalui bantuan instalasi hidroponik. Fasilitas pertanian modern ini sukses menyulap lahan sekolah menjadi laboratorium alam yang sangat edukatif bagi para siswa.
Kehadiran instalasi hidroponik ini memberikan kesempatan emas bagi para pelajar SMPN 19 Pematang Rahim untuk mempraktikkan langsung ilmu ketahanan pangan modern sejak dini. Siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, melainkan juga diajarkan cara budidaya sayuran yang higienis, hemat lahan, dan bernilai ekonomis tinggi. Selain melatih keterampilan (life skill) baru, kebun hidroponik ini juga membuat lingkungan sekolah menjadi lebih asri, hijau, dan menyegarkan.
Sinergi yang berkelanjutan antara SKK Migas–PetroChina International Jabung Ltd dengan dunia pendidikan di Kecamatan Mendahara Ulu Kabupaten Tanjab Timur ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga.
Baca juga: Pagar Beton 293 M dan Hidroponik: Manfaat Nyata CSR SKK Migas PetroChina di SMPN 19 Tanjab Timur
Baca juga: 2 Mesin Dompeng Tambang Emas Ilegal Dibakar Polsek Rimbo Bujang Jambi
Bantuan ini tidak hanya mempercantik dan mengamankan infrastruktur luar sekolah, tetapi juga ikut membangun karakter, kedisiplinan, serta keterampilan generasi muda demi menyongsong masa depan yang lebih cerah.
Wakil Kepala SMP Negeri 19, Lusiana, S.Pd., mengatakan sebelum adanya pagar panel beton yang dibangun PetroChina, pihak sekolah cukup kesulitan dalam mengawasi aktivitas siswa selama jam pelajaran berlangsung. Kondisi lingkungan sekolah yang terbuka membuat siswa maupun orang luar dapat dengan mudah dan leluasa keluar masuk lingkungan sekolah.
Bantuan pagar panel beton dari SKK Migas PetroChina yang direalisasikan pada tahun 2023 tersebut kurang lebih sepanjang 293 meter yang mengelilingi area sekolah. Keberadaan pagar kini menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih tertib dan kondusif.
"Kalau dulu pedagang bisa langsung masuk ke area sekolah untuk berjualan dan pengawasan terhadap siswa juga lebih sulit dilakukan. Sekarang semuanya jauh lebih tertib," ujarnya.
Menurut Lusiana, Keberadaan pagar sekolah juga membawa dampak positif terhadap keamanan fasilitas dan penataan lingkungan sekolah, termasuk pengelolaan kantin. Saat ini, pihak sekolah telah menyediakan tempat khusus bagi para pedagang sehingga aktivitas jual beli lebih tertata dan mudah diawasi oleh pihak sekolah.
Guru menjadi lebih mudah dalam mengontrol aktivitas siswa dan memastikan seluruh kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik.
Dengan adanya kantin yang lebih terpadu, sekolah dapat mengontrol kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa. Penataan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Ia menambahkan, SKK Migas–PetroChina International Jabung Ltd juga memberikan bantuan instalasi hidroponik yang kini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran di sekolah. Bantuan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang lebih inovatif dan aplikatif.
"Selain pagar sekolah, bantuan instalasi hidroponik juga sangat bermanfaat bagi siswa untuk belajar mengenai pertanian modern dan pemanfaatan lahan yang lebih produktif," katanya.
Sementara itu, Beni, salah seorang orang tua siswa, mengaku sangat merasakan manfaat pembangunan pagar sekolah tersebut. Menurutnya, para orang tua kini merasa lebih tenang ketika anak-anak mereka berada di lingkungan sekolah.
"Sebagai orang tua kami merasa lebih nyaman karena lingkungan sekolah sekarang jauh lebih aman. Anak-anak juga lebih terkontrol selama berada di sekolah," ujarnya.
Dengan jumlah siswa mencapai 283 orang, keberadaan sarana pendukung seperti pagar panel beton menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Berbagai bantuan yang diberikan melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat SKK Migas–PetroChina International Jabung Ltd menunjukkan dukungan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekitar wilayah operasionalnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. (adv)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Pagar Beton 293 M dan Hidroponik: Manfaat Nyata CSR SKK Migas PetroChina di SMPN 19 Tanjab Timur
Baca juga: 2 Mesin Dompeng Tambang Emas Ilegal Dibakar Polsek Rimbo Bujang Jambi