Almira Rahmah bisa bernafas lega setelah mendapat Beasiswa Eramus Mundus Joint Master 2026. Ia akan menekuni Copernicus Master in Digital Earth di Austria dan Ceko.
Almira memang menargetkan untuk lanjut studi tahun ini. Setelah mencoba beasiswa dari pemerintah Indonesia hingga Korea Selatan, akhirnya Almira diterima Beasiswa ErasmusMundus ke Eropa.
"Beasiswa tuh aku daftar udah banyak sih kak. Erasmus ini sendiri aja aku daftar tiga [program]. Terus aku juga pernah daftar beasiswa Korea, pernah daftar beasiswa lokal pemerintah Indonesia," ujar Almira ditemui usai #EU4Youth Indonesia: Connect • Empower • Collaborate di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Kejar Beasiswa Sambil Bekerja
Sehari-hari, Almira bekerja di Badan Informasi Geospasial, sejalan dengan latar belakang pendidikan sarjananya di bidang geografi. Ia mengakui tantangan paling sulit adalah mengimbangi bekerja dengan tenggat beasiswa.
"Apalagi kalau beasiswanya, kebetulan kalau aku daftar di beberapa beasiswa gitu, emang susah buat nyari timeline yang pas buat yang ini harus di-apply kapan, di-submit kapan, yang ini harus kapan," ungkapnya. Akan tetapi, Almira bersyukur mendapat lingkungan kerja yang suportif.
"Tapi kebetulan aku very grateful banget karena di kantor aku tuhenvironmentnya mendukung banget. Jadi mulai dari rekan kerja sampe atasan juga support banget buat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.
Untuk peminat Beasiswa Erasmus Mundus ataupun beasiswa lainnya, Almira berpesan untuk mencoba kesempatan sebanyak-banyaknya.
"Tetap semangat, jangan gampang down sama penolakan dan lain sebagainya gitu, stay focus on yourself," pesannya.





