Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Upaya penyelundupan minuman keras tradisional jenis sopi kembali digagalkan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon.
Dalam razia yang dipimpin langsung Kapolsek KPYS, Iptu Giovani B.M. Tofy, polisi menyita 220 liter sopi yang diduga berasal dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Ratusan liter sopi tersebut ditemukan saat petugas melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) terhadap KM Sabuk Nusantara 34 yang bersandar di Pelabuhan Dr. Siwabessy Ambon, Jumat (24/7/2026).
Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek KPYS Iptu. Giovani B.M. Tofy bersama Wakapolsek KPYS Ipda. Burhan Nawir sebagai bagian dari upaya memperketat pengawasan terhadap masuknya minuman keras ilegal dan barang terlarang melalui jalur laut.
Setibanya kapal yang berlayar dari Pelabuhan Wulur, Kabupaten Maluku Barat Daya, personel Polsek KPYS langsung mengamankan proses debarkasi penumpang dan barang.
Di saat bersamaan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh barang bawaan penumpang guna mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal ke Kota Ambon.
Pemeriksaan dilakukan secara ketat, tidak hanya di area dermaga, tetapi juga hingga ke bagian dalam kapal.
Petugas memeriksa dek tempat tidur penumpang, kamar anak buah kapal (ABK), serta gudang penyimpanan barang.
Dari hasil pemeriksaan itu, polisi menemukan minuman keras tradisional jenis sopi yang dikemas menggunakan berbagai jenis wadah.
Baca juga: Dua Pria Ditangkap di Batu Merah Ambon, Polisi Sita Tiga Paket Sabu-sabu
Baca juga: Krisis Air Bersih Meluas di Wailola Bula, Kades Akui Suplai Air Belum Bisa Dilakukan Setiap Hari
Modus tersebut diduga dilakukan untuk mengelabui petugas saat pemeriksaan.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek KPYS Ambon untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolsek KPYS Ambon, Iptu Giovani B. M. Tofy, menegaskan razia tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal yang selama ini kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminal maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami akan terus meningkatkan pengawasan di seluruh pintu masuk pelabuhan guna mencegah masuknya minuman keras tradisional maupun barang-barang ilegal lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi masyarakat," tegas Giovani.
Ia memastikan kegiatan pengawasan akan terus diintensifkan, terutama terhadap kapal-kapal penumpang yang masuk ke Ambon dari berbagai wilayah di Maluku.
Polsek KPYS berharap langkah tersebut dapat menekan peredaran sopi ilegal sekaligus meminimalisasi potensi gangguan keamanan yang dipicu konsumsi minuman keras.
Seluruh rangkaian KRYD berlangsung aman dan lancar. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIT, situasi di kawasan Pelabuhan Dr. Siwabessy Ambon dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.(*)