Dedi Mulyadi Jawab Kritik Yusril soal Buka Sayembara Tangkap Begal: Justru Cegah Main Hakim Sendiri
valencia frida varendy July 25, 2026 09:42 PM

- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjawab kritikan dari Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra tentang sayembara penangkapan begal.

Dedi menegaskan bahwa sayembara tersebut dibuat untuk mencegah aksi main hakim sendiri.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Yusril mengkritik sayembara Dedi Mulyadi karena khawatir terjadi aksi main hakim sendiri.

Yusril menilai pemberian hadiah uang bagi masyarakat yang berhasil menangkap pelaku kejahatan berpotensi mendorong aksi main hakim sendiri.

Ia khawatir pemberian imbalan tersebut bisa membuat masyarakat bertindak di luar kewenangan hukum.

Yusril menegaskan bahwa penanganan tindak pidana pembegalan tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum khususnya kepolisian.

Menjawab kritikan itu, Dedi Mulyadi menepis anggapan bahwa sayembara itu berpotensi memunculkan aksi main hakim sendiri.

Menurut Dedi, sayembara menangkap begal justru membuat masyarakat tidak main hakim sendiri.

Meski begitu ia tetap menghormati kritikan yang disampaikan oleh Menteri Yusril tersebut. 

"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan otokritik terhadap sayembara tangkap begal, tangkap maling, tangkap copet, tangkap jambret, hingga tangkap perampok. Saya juga berterima kasih kepada Pak Menko Hukum dan HAM, Profesor Yusril Ihza Mahendra," ujar Dedi, dikutip dari media sosial pribadinya, Sabtu (25/7/2026).


Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.