TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO,- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Dua karya puisi mahasiswa UIN Saizu resmi dimuat di website Asosiasi Sastrawan Provinsi Goyang, Korea Selatan, menambah deretan kiprah internasional Sivitas Akademika UIN Saizu Purwokerto.
Dua mahasiswa yang karyanya dipublikasikan ialah Kukuh Pribadi Aqil Hidayat, mahasiswa Program Studi
Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah semester 2, dengan puisi berjudul "Pojok Gaok", serta Talitha Salsabila, mahasiswi Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi semester 2, melalui puisi "Kursi yang Kini Terisi Orang Lain".
Ketua Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura) UIN Saizu Purwokerto, Prof. Abdul Wachid B.S., menyampaikan kabar tersebut setelah menerima pesan dari mitra sastra di Korea Selatan. "Alhamdulillah ada pemuatan atas puisi mahasiswa Informatika dan KPI Dakwah semester dua," ujar Prof. Abdul Wachid Sabtu (25/7/2026).
Dia menjelaskan, informasi tersebut berasal dari Kim Young Soo yang menyampaikan bahwa Komunitas Sastrawan Goyang kembali memublikasikan karya mahasiswa UIN Saizu di media sastra mereka.
Dalam pesannya, Kim Young Soo juga menyampaikan apresiasi atas dimuatnya esai terjemahan dan puisi karya Prof. Abdul Wachid B.S. berjudul "Di Candi Borobudur". Selain itu, pihak Komunitas Sastra Goyang berharap publik Indonesia turut memberikan tanggapan terhadap dua puisi mahasiswa tersebut.
"Pak Moon berharap diikutsertakan kesan sebanyak mungkin dari pihak Indonesia pada dua buah puisi itu oleh anggota LK Nura, penyair, pengarang, pembaca, dan mahasiswa dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris," tulis Kim Young Soo dalam pesannya kepada Prof. Abdul Wachid.
Publikasi karya Kukuh Pribadi Aqil Hidayat dan Talitha Salsabila menunjukkan semakin besarnya kepercayaan komunitas sastra Korea Selatan terhadap karya-karya yang lahir dari lingkungan akademik UIN Saizu Purwokerto.
Sebelumnya, sejumlah dosen dan anggota LK Nura UIN Saizu Purwokerto juga telah memperoleh kesempatan menerbitkan puisi dalam media sastra Korea Selatan, baik melalui majalah sastra maupun website Asosiasi Sastrawan Provinsi Goyang.
Keberhasilan dua mahasiswa tersebut memperlihatkan bahwa regenerasi penulis muda di lingkungan UIN Saizu berjalan dengan baik melalui pembinaan literasi yang dilakukan LK Nura.
Sebagai lembaga yang fokus pada kajian bahasa, sastra, dan budaya, Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura) UIN Saizu Purwokerto aktif membangun jejaring internasional dengan berbagai komunitas sastra dunia, termasuk Korea Selatan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya diplomasi budaya melalui karya sastra sekaligus membuka ruang publikasi internasional bagi dosen maupun mahasiswa. Prof. Abdul Wachid berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa UIN Saizu untuk terus berkarya dan berani menembus ruang publik internasional.
"Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus menulis, berkarya, dan mengenalkan sastra Indonesia kepada dunia," ujarnya.
Dengan dimuatnya puisi "Pojok Gaok" karya Kukuh Pribadi Aqil Hidayat dan "Kursi yang Kini Terisi Orang Lain" karya Talitha Salsabila di website Asosiasi Sastrawan Provinsi Goyang, Korea Selatan, UIN Saizu kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan diplomasi budaya melalui sastra. (***)