SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mengapresiasi kegigihan para pemain Harimau Malaya saat mengalahkan Myanmar di fase Grup B ASEAN Championship 2026.
Timnas Malaysia berhasil mengamankan tiga poin pertama di babak penyisihan grup ASEAN Championship 2026 melawan Myanmar, Sabtu (25/7/2026).
Bertanding di Stadion Thuwunna, Yangoon, Malaysia lebih dulu tertinggal lewat gol cepat Myanmar yang dicetak Myat Maung Khant menit ke-10.
Gol balasan Malaysia baru tercipta di babak kedua lewat Paulo Josue pada menit ke-52, lima menit berselang gol kedua tercipta.
Malaysia berbalik memimpin lewat gol kedua yang juga dicetak Paulo Josue pada menit ke-57 sekaligus menjadi gol kemenangan bagi Harimau Malaya.
Terlepas dari hasil akhir, permainan Malaysia layaknya tim medioker yang sangat kesulitan mengatasi permainan tim peringkat ke-158 FIFA.
Butuh satu babak lebih untuk bisa mencetak satu gol dan beruntung bisa membalikkan kedudukan lewat hadiah penalti dari wasit.
Mesko begitu, Tan Cheng Hoe enggan menyalahkan para pemainnya dan tetap memberikan apresiasi tinggi kepada mereka.
Ia juga menuntut para pemain lebih fokus menatap pertandingan selanjutnya dan melupakan hasil yang diraih di Myanmar.
"Kami kebobolan gol di babak pertama, tetapi kami bekerja sangat keras untuk bangkit dan menang," kata Tan Cheng Hoe.
"Saya sangat senang, tetapi para pemain harus tetap fokus untuk pertandingan selanjutnya dan terus meningkatkan kemampuan mereka."
Cheng Hoe menyadari Malaysia banyak kelemahan tapi kemenangan atas Myanmar tak dipungkiri mampu memberi motivasi tinggi.
Menurut Cheng Hoe, butuh dua hingga tiga pertandingan lagi bagi Malaysia untuk dapat menampilkan performa mereka sesungguhnya.
"Hasil ini memberi kami kepercayaan diri, tetapi kami tahu kami memiliki kelemahan," kata Cheng Hoe lagi.
"Sebagian besar pemain baru saja kembali dari latihan pramusim. Kami fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan."
"Saya berharap setelah satu atau dua pertandingan lagi, kerja sama tim, pemahaman, dan kekompakan kami akan meningkat."
Tak lupa Cheng Hoe memuji Paulo Josue yang muncul sebagai pahlawan Malaysia dengan dua gol dari pemain naturalisasi mereka.
"Josue memimpin tim dengan baik. Kami memiliki perpaduan yang bagus antara pemain muda dan berpengalaman yang bekerja sama," kata Cheng Hoe.
Sementara itu, Paulo Josue menegaskan hasil di Myanmar menjadi hadiah terbaik bagi para pemain setelah hanya menjalani persiapan selama 10 hari.
Josue juga mengklaim bahwa Malaysia bermain bagus secara keseluruhan saat berhasil mengalahkan Myanmar di laga tersebut.
"Saya bangga dengan anak-anak ini. Setelah hanya 10 hari bersama, tidak mudah untuk memahami semua yang diinginkan pelatih," kata Josue.
"Kami kebobolan karena serangan balik cepat mereka, tetapi syukurlah kami berhasil bangkit di babak kedua. Secara keseluruhan, kami memainkan pertandingan yang bagus," pungkasnya.