TRIBUNTRENDS.COM - Masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Satui, Kalimantan Selatan dan sekitarnya perlu bersiap menghadapi penghentian sementara pasokan listrik pada Minggu, 26 Juli 2026.
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Satui mengumumkan adanya manajemen beban yang menyebabkan listrik dipadamkan secara bergilir di berbagai desa, kawasan permukiman, hingga area industri dan pertambangan.
Pemadaman dilakukan dalam tiga sesi waktu berbeda, yakni mulai pagi, siang hingga malam.
PLN menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mempercepat proses penanganan gangguan yang sedang terjadi.
Bagi masyarakat maupun pelaku usaha di wilayah terdampak, disarankan untuk mengatur aktivitas sejak dini, terutama yang bergantung pada pasokan listrik seperti usaha perdagangan, perkantoran, layanan kesehatan, hingga kegiatan rumah tangga.
Baca juga: Jadwal Mati Lampu Kalsel PLN ULP Rantau Hari Ini 26 Juli 2026: Cek Wilayah Terdampak, Tapin Padam
Pada sesi pertama, pasokan listrik akan dihentikan mulai 06.00 hingga 12.00 WITA dengan cakupan wilayah sebagai berikut:
Selain itu, pemadaman pada jam yang sama juga meliputi:
Memasuki siang hari, giliran sejumlah kawasan permukiman, perusahaan, hingga desa di Kecamatan Satui yang akan mengalami penghentian pasokan listrik mulai 12.00 sampai 18.00 WITA.
Wilayah terdampak meliputi:
Baca juga: Catat Jamnya! Palangka Raya Mati Lampu 5 Jam Hari Ini 24 Juli 2026, Cek Wilayah Terdampak
Kemudian dilanjutkan pada kawasan:
PLN juga menjadwalkan penghentian listrik di:
Sementara wilayah lain yang masuk jadwal pada sesi ini antara lain:
Pemadaman terakhir berlangsung mulai 18.00 hingga 24.00 WITA dengan wilayah terdampak meliputi:
Baca juga: Jadwal Mati Lampu Kalimantan Tengah Hari Ini 24 Juli 2026: Muara Teweh hingga Kapuas Terdampak
Selain itu, pemadaman malam hari juga mencakup:
PLN ULP Satui mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kebutuhan listrik sebelum waktu pemadaman dimulai. Pelanggan juga diminta mematikan atau mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan untuk menghindari kerusakan saat aliran listrik kembali normal.
PLN menegaskan bahwa jadwal dimulainya manajemen beban dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi sistem pembangkit, sehingga durasi maupun waktu pelaksanaan dapat mengalami penyesuaian di lapangan.
Melalui pengumuman resminya, PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara pasokan listrik tersebut.
Petugas PLN akan terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mempercepat proses pemulihan sistem dan meminimalkan dampak kepada pelanggan, sehingga pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin setelah pekerjaan maupun penanganan gangguan selesai dilakukan.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)