Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital kian marak, seperti phishing dan penyebaran tautan mencurigakan melalui aplikasi pesan singkat.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan LPS Wilayah III Sulampua, Fuad Zaen, di sela kegiatan LPS Safe Run di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Vatulemo, Kota Palu, Minggu (26/7/2026).
Baca juga: LPS Gelar Safe Run 2026 Hadir di Kota Palu, Ajak Warga Hidup Sehat dan Tingkatkan Literasi Keuangan
Fuad mengatakan, keamanan dana masyarakat di bank tidak hanya bergantung pada sistem perbankan dan jaminan LPS, tetapi juga memerlukan kewaspadaan setiap nasabah dalam menjaga data serta akses rekeningnya.
"Keamanan uang kita di rekening, di bank juga perlu sama-sama kita jaga. Kalau ada upaya phishing, menerima link yang tidak kita kenal melalui WhatsApp, SMS, atau media komunikasi lainnya, masyarakat harus berhati-hati," ujarnya.
Menurut Fuad, edukasi mengenai keamanan transaksi digital menjadi salah satu materi yang terus disampaikan LPS kepada masyarakat dalam setiap kegiatan literasi keuangan.
Ia menuturkan, selain memahami pentingnya menjaga data pribadi, masyarakat juga perlu mengetahui peran LPS sebagai lembaga yang menjamin simpanan nasabah di bank.
"LPS ingin meningkatkan literasi keuangan masyarakat, termasuk pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik dan program penjaminan simpanan," katanya.
Fuad menjelaskan, agar simpanan memperoleh jaminan dari LPS, nasabah harus memenuhi tiga syarat atau kriteria 3T.
Ketiga syarat tersebut yakni simpanan tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, serta nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan atau fraud terhadap bank.
Baca juga: Kobaran Api Hanguskan Lima Petak Usaha Mebel di Jl Trans Sulawesi Palu
Selain itu, ia mengingatkan bahwa nilai simpanan yang dijamin LPS maksimal mencapai Rp2 miliar untuk setiap nasabah pada setiap bank.
Melalui berbagai kegiatan edukasi di Kota Palu, LPS berharap masyarakat semakin memahami pengelolaan keuangan yang baik sekaligus memiliki kesadaran lebih tinggi dalam melindungi rekeningnya dari berbagai bentuk kejahatan siber.
Fuad menambahkan, rangkaian edukasi LPS di Kota Palu tidak hanya digelar melalui LPS Safe Run, tetapi juga berlanjut dengan Media Meet Up bersama jurnalis, edukasi bagi pelaku perbankan, serta program LPS Genzmart di SMA Negeri 2 Palu dan SMA Madani Palu.
Baca juga: Miss Peuru Dorong Sinergi Pusat dan Daerah demi Kesejahteraan Rakyat Poso
"Yang ingin kami sampaikan sederhana. LPS kini semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus terus meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat merasa aman menyimpan dananya di bank karena dijamin oleh LPS," tutupnya.(*)