Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengajak masyarakat untuk tetap menjadikan perbankan sebagai pilihan utama dalam menyimpan dana di tengah maraknya berbagai modus penipuan dan investasi ilegal.
Pesan tersebut disampaikan dalam dialog interaktif digelar LPS bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Palu di Kantor RRI Palu, Jl RA Kartini, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Minggu (26/7/2026).
Dialog bertema "Jangan Sampai Menyesal, Menabung di Bank Tetap Jadi Pilihan Aman" itu menghadirkan Staf Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Kelembagaan Kantor Perwakilan LPS Wilayah III Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampapua), Hanifah Nur Laili.
Baca juga: Legislator Sulbar Sebut Festival Danau Lindu Jadi Contoh Pengembangan Wisata Berbasis UMKM
Dalam pemaparannya, Hanifah menyoroti masih banyaknya masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok investasi maupun kejahatan keuangan lainnya.
Ia mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat mampu membedakan produk keuangan yang legal dengan yang berpotensi merugikan.
"Masyarakat perlu literasi keuangan agar dapat membedakan antara produk investasi legal dan ilegal," ujarnya.
Menurut Hanifah, masyarakat tidak boleh mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa memahami risiko maupun legalitas produk yang ditawarkan.
Ia menjelaskan, salah satu cara mengenali produk keuangan yang aman adalah dengan memastikan lembaga penyelenggara memiliki izin dari otoritas yang berwenang serta menawarkan keuntungan yang masih dalam batas kewajaran.
Hanifah juga menegaskan bahwa menabung di bank hingga kini tetap menjadi pilihan yang aman karena industri perbankan berada di bawah pengawasan yang ketat dan memiliki regulasi yang jelas.
"Menabung di bank masih sangat aman, karena pengawasannya ketat. Jadi bank masih menjadi industri keuangan yang regulasinya sangat banyak," katanya.
Dialog interaktif tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan edukasi literasi keuangan yang dilaksanakan LPS selama berada di Kota Palu.
Sebelumnya, LPS juga menggelar kegiatan LPS Safe Run 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Vatulemo yang menggabungkan olahraga, permainan edukatif, dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya mendekatkan literasi keuangan kepada masyarakat.
Baca juga: RIOT Palu Apresiasi Pelaksanaan LPS Safe Run 2026, Harap Event Tahun Depan Semakin Besar
Melalui berbagai kegiatan tersebut, LPS berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengenali risiko penipuan digital, serta merasa aman menyimpan dana di perbankan.(*)