TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Kabupaten Sinjai terletak di bagian pantai timur Sulawesi Selatan, berjarak 220 km dari Kota Makassar.
Pedagang pernak-pernik Agustusan seperti bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga berbagai hiasan mulai berjejer di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Sinjai.
Pantauan TribunSinjai.com, Minggu (26/7/2026), para pedagang terlihat menjajakan dagangannya di Jl Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.
Para pedagang tampak mengikat dagangannya di antara pepohonan di pinggir Jalan Persatuan Raya agar mudah terlihat oleh pengendara yang melintas.
Salah seorang pedagang, Agus (65), mengaku baru mulai berjualan sejak dua hari lalu.
Pria asal Garut, Jawa Barat, itu mengatakan telah lima tahun berturut-turut datang ke Sinjai setiap menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI untuk menjual pernak-pernik Agustusan.
“Sudah lima tahun saya jualan di Sinjai setiap Agustusan,” kata Agus kepada Tribun-Timur.com, saat ditemui di lapak dagangannya di Depan Kantor DLHK Sinjai.
Agus mengaku hingga kini penjualannya belum ramai.
“Belum ada yang laku,” ujarnya.
Agus menjual berbagai perlengkapan perayaan kemerdekaan dengan harga bervariasi.
Bendera Merah Putih dibanderol mulai Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per lembar.
Umbul-umbul dijual Rp50 ribu hingga Rp90 ribu per pasang.
Sementara gantungan hias dipasarkan seharga Rp15 ribu.
Selain itu, tersedia pula background atau dekorasi berukuran 10 meter untuk memeriahkan perayaan HUT dengan harga Rp300 ribu.
Pedagang lainnya, Ardi (40), juga mulai membuka lapaknya di depan SMP N 1 Sinjai, Jl Persatuan Raya.
Ia juga mengaku penjualannya masih sepi pembeli.
“Masih sangat sepi,” katanya.
Ia memperkirakan penjualan baru akan mengalami peningkatan sekitar 20 hari menjelang puncak peringatan Kemerdekaan RI.
“Biasanya mulai ramai sekitar 20 hari sebelum 17 Agustus,” ujarnya. (*)