TRIBUNJAMBI.COM - Wajah infrastruktur di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) terus mengalami transformasi. Dengan adanya jalan rigid beton sepanjang 3.000 meter dengan lebar 5 meter tepatnya berada di ruas jalan dari simpang 4 blok D menuju desa Pandan Lagan (Lagan 2) yang dibangun oleh SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2024.
Ruas jalan yang membentang dari Simpang 4 Blok D menuju Desa Pandan Lagan ini tidak hanya mengubah wajah desa setempat. Lebih dari itu, jalur kokoh ini sekarang naik kelas menjadi gerbang utama dan rute favorit bagi masyarakat dari berbagai desa di sekitarnya untuk menuju Kota Jambi.
Sebelum adanya jalan rigid beton dari PetroChina, mobilitas warga lintas desa kerap terhambat oleh kondisi jalan yang mudah rusak dan berlumpur saat musim hujan serta berdebu disaat kering atau musim kemarau. Warga dari berbagai desa sekitar yang ingin ke Jambi terpaksa mengambil rute memutar yang memakan waktu dan biaya tinggi. Kini, dengan hadirnya jalan semen cor yang mulus, jarak tempuh terpangkas drastis, memberikan kenyamanan, dan memastikan keselamatan berkendara yang jauh lebih baik bagi masyarakat.
Kecamatan Geragai dan Mendahara yang kaya akan komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, kelapa dalam dan pinang, kini memiliki daya saing ekonomi yang lebih kuat. Jalan rigid beton ini dirancang khusus untuk mampu menahan beban kendaraan angkut berat. Akses yang terbuka lebar ini membuat proses pengiriman hasil bumi dari desa-desa yang ada dikedua kecamatan tersebut ke pusat pasar di Kota Jambi menjadi jauh lebih cepat, menurunkan biaya logistik petani, dan langsung menggairahkan perekonomian lokal.
Irwansyah, Salah seorang warga Kelurahan Pandan Jaya, mengatakan pembangunan jalan rigid beton tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain menjadi akses yang lebih dekat menuju Kota Jambi, jalan ini juga memudahkan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
"Sekarang kalau mau ke Kota Jambi lebih cepat lewat jalan ini. Kami tidak perlu lagi memutar melalui Muara Sabak sehingga lebih hemat waktu dan biaya perjalanan. Jalannya juga sudah bagus dan nyaman dilalui," ujarnya.
Baca juga: Siang Ini, PPA Jemput Bayi 8 Bulan di Batang Hari yang Diambil Paksa lalu Dijual Rp20 Juta
Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Zainuddin. Ia mengaku pembangunan jalan rigid beton tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat yang kerap bepergian ke Kota Jambi untuk bekerja maupun mengurus berbagai keperluan.
"Kalau dulu kami selalu mempertimbangkan kondisi jalan sebelum berangkat. Sekarang lebih nyaman dan aman dilalui kapan saja. Perjalanan juga terasa lebih singkat dibandingkan harus lewat Muara Sabak," katanya.
Menurut warga, jalan tersebut kini menjadi salah satu akses favorit masyarakat karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan menuju Kota Jambi. Selain mendukung mobilitas masyarakat, keberadaan jalan yang lebih baik juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga. Hasil pertanian dan perkebunan masyarakat kini lebih mudah diangkut menuju lokasi tujuan sehingga membantu meningkatkan kelancaran distribusi.
Akses jalan yang memadai juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan dan kesehatan di luar daerah. Warga yang hendak mengantar anak ke sekolah maupun melakukan perjalanan untuk keperluan medis kini dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
Jalan rigid beton Simpang 4 Blok D–Lagan 2 Desa Pandan Lagan ini menegaskan komitmen SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd untuk tidak sekadar mengeksplorasi minyak dan gas bumi untuk ketahanan energi nasional, tetapi juga membangun manusia dan infrastruktur daerah. Program PPM 2024 ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran PetroChina memberikan dampak positif yang luas, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.