Bicara di Kongres Umat Islam Indonesia, Wasekjen Demokrat Ingatkan Peran Ulama dalam Kemerdekaan RI
Malvyandie Haryadi July 26, 2026 05:35 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Afriansyah Noor mengatakan para ulama memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Menurutnya, ulama tidak pernah mempertentangkan nilai-nilai Islam dengan semangat kebangsaan.

"Sejarah bangsa telah membuktikan bahwa para ulama yang berdiri di garis terdepan dalam perjuangan kemerdekaan kita. Mereka tidak mempertentangkan Islam dengan Indonesia. Mereka justru mengajarkan bahwa mencintai tanah air adalah bagian dari tanggung jawab menjaga amanah Allah," kata Afriansyah.

Hal itu disampaikan Afriansyah saat menjadi pembicara dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Indonesia, kata Afriansyah, saat ini berada di tengah perubahan global yang ditandai dengan meningkatnya persaingan geopolitik, perang dagang, perkembangan kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim.

Menurut Afriansyah, Indonesia tidak cukup hanya mampu bertahan, tetapi juga harus mampu memimpin. 

Hal itu dapat diwujudkan dengan menempatkan manusia Indonesia sebagai pusat pengembangan dan pembangunan nasional.

"Saya percaya jawabannya adalah kita mampu, apabila kita menjadikan manusia Indonesia sebagai pusat pengembangan dan pembangunan nasional," ujarnya.

Afriansyah juga menegaskan bahwa nasionalisme Indonesia lahir dari nilai-nilai keagamaan, budaya gotong royong, dan kemanusiaan. 

Menurutnya, nasionalisme Indonesia tidak pernah bertentangan dengan Islam.

"Karena itu saya meyakini nasionalisme Indonesia bukan nasionalisme yang menjauhkan agama. Sebaliknya, nasionalisme Indonesia tumbuh dari nilai-nilai keagamaan, budaya gotong royong, dan kemanusiaan," ucapnya.

Afriansyah juga berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menaungi sekitar 80 organisasi kemasyarakatan Islam, terus menjadi wadah konsolidasi umat Islam dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

"Ke depan kita berharap MUI menjadi wadah konsolidasi umat Islam untuk Indonesia yang lebih baik lagi," tuturnya.

Ia menambahkan, Islam di Indonesia berkembang sebagai rahmat bagi seluruh alam. 

Nilai-nilai keislaman, lanjutnya, memperkuat Pancasila, sementara Pancasila menjamin ruang hidup seluruh umat beragama di Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.