TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Persis Solo memasang target untuk membawa tim kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Target tersebut juga telah disampaikan manajemen sebagai salah satu fokus tim pada musim 2026/2027.
Di sisi lain, berbagai persiapan jelang kick off Championship League musim 2026/2027 juga terus dikebut.
Beberapa agenda yang dilakukan seperti menyempurnakan posisi pemain, menggelar pemusatan latihan, hingga uji coba pertandingan dengan klub lain.
Baca juga: Striker Persis Solo Asal Ukraina Roman Paparyga Dirumorkan Diincar Persijap Jepara
Salah satu agenda yang telah disiapkan manajemen adalah menggelar pemusatan latihan (training camp) di Yogyakarta serta pertandingan uji coba.
Komisaris Persis Solo, Rimbo Adityo Samudra mengatakan, persiapan tim saat ini sudah hampir rampung. Komposisi skuad Laskar Sambernyawa telah mencapai sekira 90 persen.
"Masih kurang dua pemain asing untuk Persis Solo. Semua sudah mau dilakukan. Ada TC juga untuk Persis bulan ini dan pertandingan persahabatan," kata Rimbo seperti dilansir dari TribunSolo.com, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, agenda TC dan laga uji coba menjadi bagian penting untuk mematangkan kesiapan tim sebelum kompetisi resmi bergulir.
Selain menjalani TC, Persis Solo juga masih menyelesaikan proses perekrutan pemain, terutama untuk dua posisi pemain asing yang belum terisi.
Rimbo menyebut, pemain asing yang dibidik berasal dari salah satu klub papan atas Super League musim lalu.
• UPDATE Ambruknya Tribun Penonton Kejurnas Drift Purwokerto: 75 Korban Dirawat di 6 RS
Manajemen Persis Solo berharap, seluruh proses persiapan dapat berjalan sesuai rencana agar tim siap menghadapi persaingan Championship League.
Rimbo juga optimistis Persis Solo mampu bersaing di Grup Timur Championship League musim ini.
Dia menilai, peluang Laskar Sambernyawa di grup tersebut cukup terbuka dibandingkan grup lainnya.
"Yang pasti chance di timur ini menurut kami lebih baik daripada di barat," pungkasnya.
Sebelumnya, Sabtu (25/7/2026), pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep bertemu dengan perwakilan kelompok suporter seperti Ultras, B6, Surakartans, dan Pasoepati.
Dalam pertemuan tersebut, suporter menyampaikan sejumlah masukan kepada manajemen. Mulai dari perbaikan tata kelola klub, komunikasi yang lebih terbuka, hingga evaluasi proses perekrutan pemain.
Manajemen memastikan seluruh aspirasi tersebut diterima sebagai bahan evaluasi.
Di sisi lain, target membawa Persis Solo kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia tetap menjadi fokus utama pada musim ini. (*)
Sumber TribunSolo.com