BANGKAPOS.COM -- Unggahan lama Dhea Adita Aprilia, menantu anggota DPRD Lampung Tengah, Syaifudin, kembali viral.
Imbasnya, kini sosok Syaifudin disorot publik.
Kasus yang menyeret nama Syaifudin menunjukkan bagaimana unggahan lama di media sosial dapat kembali menjadi perhatian publik ketika dikaitkan dengan tokoh politik atau pejabat publik.
Dhea diketahui adalah istri dari anak Syaifudin.
Beberapa tahun lalu, Dhea sempat menggungah potret yang memperlihatkan sejumlah barang bermerek, mulai dari tas mewah, perhiasan, hingga bukti pembayaran operasi plastik senilai puluhan juta rupiah.
Salah satu unggahan yang paling banyak menjadi perhatian memperlihatkan invoice tindakan operasi plastik dengan nilai sekitar Rp67,7 juta.
Baca juga: Febrie Adriansyah Merasa Dikriminalisasi, Siap Buktikan Kebenaran, Minta Maaf ke Presiden Prabowo
Selain itu, beredar pula foto yang menampilkan sejumlah kotak belanja dari berbagai merek ternama sehingga memicu beragam komentar dari warganet.
Di media sosial juga beredar narasi yang menyebut Dhea merupakan menantu Anggota DPRD Lampung Tengah periode 2024–2029 dari Partai Golkar, Syaifudin.
Dhea juga disebut aktif sebagai kader Partai Golkar di Lampung.
Syaifudin memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa Dhea merupakan menantunya, namun menegaskan unggahan yang menjadi perbincangan merupakan foto lama yang diunggah pada 2022 hingga 2023.
Ia juga menyatakan putra dan menantunya telah hidup mandiri serta memiliki usaha sendiri.
Syaifudin merupakan anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2024–2029 dari Partai Golkar.
Ia terpilih mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung Tengah 5 pada Pemilu Legislatif 2024 setelah meraih sekitar 8.482 suara sah, sehingga berhasil mengamankan satu kursi bagi Partai Golkar di wilayah tersebut.
Sebagai anggota DPRD, Syaifudin menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sesuai tugas pokok anggota dewan.
Meski demikian, informasi mengenai latar belakang pribadinya masih cukup terbatas.
Hingga kini belum banyak data resmi yang dipublikasikan mengenai riwayat pendidikan, pengalaman pekerjaan sebelum menjadi legislator, tanggal dan tempat lahir, maupun perjalanan organisasinya.
Nama Syaifudin sebelumnya tidak banyak menjadi sorotan di tingkat nasional.
Perhatian publik baru meningkat setelah dirinya dikaitkan dengan viralnya unggahan media sosial sang menantu.
Nama Dhea Adita Aprilia menjadi pembahasan di media sosial setelah sejumlah tangkapan layar unggahan pribadinya kembali beredar.
Dalam unggahan tersebut terlihat berbagai barang bermerek, mulai dari tas mewah, perhiasan, hingga invoice tindakan operasi plastik senilai sekitar Rp67,7 juta.
Selain itu, beredar pula foto yang memperlihatkan sejumlah kotak belanja dari berbagai merek ternama.
Kemunculan kembali unggahan lama tersebut memicu berbagai komentar warganet.
Baca juga: Sosok Agustianne Marbun Istri Hotman Paris, Dampingi Suami Berobat di Singapura, Profesi Notaris
Sebagian pengguna media sosial kemudian mengaitkan Dhea dengan Syaifudin sebagai anggota DPRD Lampung Tengah.
Perbincangan kemudian berkembang setelah beredar narasi yang menyebut suami Dhea memiliki dua dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung.
Narasi yang beredar di media sosial berbunyi:
"Dikirimi warga Lampung. Doi adalah menantu dari anggota DPRD Lampung Tengah, Syaifudin, periode 2024-2029 (Partai Golkar). Dhea Adita Aprilia juga adalah anggota Partai Golkar di Lampung."
Narasi tersebut juga menyebut:
"Menurut pengirim, suaminya memiliki 2 dapur MBG di sana (belum bisa dikonfirmasi)."
Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak terkait.
Menanggapi ramainya pembahasan tersebut, Syaifudin mengaku terkejut karena namanya ikut terseret.
"Ya, saya agak kaget. Kenapa bisa serta-merta nama saya dibawa-bawa," kata Syaifudin, Sabtu (25/7/2026), dikutip SURYA.co.id dari tribunnews.
Ia mengaku langsung meminta penjelasan kepada menantunya setelah mengetahui unggahan tersebut kembali viral.
"Sudah saya tanya ke menantu saya. Itu kan postingan-postingan tahun 2023, 2022, sudah lama itu. Kok tiba-tiba muncul seperti itu lagi," ujarnya.
Menurut Syaifudin, putra dan menantunya telah membangun rumah tangga sendiri sehingga tidak lagi tinggal bersamanya.
"Dan mereka sudah punya usaha sendiri, sudah rumah tangga sendirilah. Saya juga kaget. Itu foto lama kok tiba-tiba di-upload lagi," kata Syaifudin.
Ia juga menjelaskan bahwa pasangan tersebut telah memiliki kartu keluarga sendiri dan menjalankan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.
Meski klarifikasi telah disampaikan Syaifudin mengenai hubungan keluarganya dengan Dhea Adita Aprilia, sejumlah narasi lain yang beredar di media sosial masih belum dapat dipastikan kebenarannya.
Klaim mengenai keterkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis maupun informasi lain yang beredar hingga kini belum memperoleh konfirmasi resmi dari instansi maupun pihak yang disebutkan.
Karena itu, informasi tersebut masih memerlukan proses verifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.
Kasus yang menyeret nama Syaifudin menunjukkan bagaimana unggahan lama di media sosial dapat kembali menjadi perhatian publik ketika dikaitkan dengan tokoh politik atau pejabat publik.
Dalam situasi seperti ini, hubungan keluarga kerap menjadi sorotan meskipun belum tentu berkaitan dengan aktivitas atau kewenangan pejabat yang bersangkutan.
Di sisi lain, berkembangnya narasi mengenai Program Makan Bergizi Gratis juga memperlihatkan pentingnya membedakan antara informasi yang telah terverifikasi dan klaim yang masih beredar di media sosial.
Hingga terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang, publik perlu mencermati informasi secara kritis agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan berdasarkan narasi yang belum terbukti.
(Bangkapos.com/Tribunnews.com/Kompas.com)